Garang Antar Petisi Tolak Omnibus Law ke Jakarta

Garang Antar Petisi Tolak Omnibus Law ke Jakarta

Kuala Simpang | Gerakan Aksi Rakyat Aceh Tamiang (Garang) sepakat menolak pengesahan UU Cipta Kerja. Penolakan tersebut akan dilanjutkan dengan mengantarkan petisi ke pemerintah pusat.

Petisi tersebut berisi sikap dan pernyataan menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang telah ditandatangani DPRK Aceh Tamiang dalam sebuah aksi demonstrasi beberapa waktu lalu.

Koordinator Garang Chaidir Azhar, petisi itu akan diantarkan oleh tiga perwakilan Garang yakni Dandi Damara, Khairul Fadli, dan Fauzan Bustami, baik itu ke Kementerian Dalam Negeri, DPR RI, dan Mahkamah Konstitusi.

Dia menuturkan, organisasi mahasiswa memiliki sejumlah alasan penolakan aturan Cipta Kerja. Di antaranya, poin-poin dalam UU itu dinilai menimbulkan kerusakan dan merugikan buruh.

Selain itu, pengaturan soal pertambangan juga diduga membuka peluang terjadinya kongkalikong antara pengusaha dengan pembuat kebijakan. Meski ditujukan untuk menarik minat investor, RUU Cipta Kerja diyakini akan merampas hak-hak masyarakat.

“Mengundang investasi silakan, tapi tidak boleh merusak alam dan merugikan masyarakat,” ujar Dandi, Senin (19/10/2020).

"Semoga perjuangan ini membawa hasil untuk masyarakat Aceh Tamiang, dan buruh mohon doa restu agar perjuangan kami organisasi Garang berhasil Amin." | M Irwan

Rubrik

Komentar

Loading...