Nekat Bawa Sabu dengan Upah Rp 5 Juta, Pria Lhokseumawe Meringis Kena Tembak Anggota Polres Binjai

Nekat Bawa Sabu dengan Upah Rp 5 Juta, Pria Lhokseumawe Meringis Kena Tembak Anggota Polres Binjai
Warga Lhokseumawe yang menjadi kurir sabu, meringis menahan sakit di RS Djoelham Binjai, Kamis (9/1/2020).

BERITAKINI.CO | Satnarkoba Polres Binjai menindak tegas Hamdani (31), warga Lhokseumawe, yang membawa sabu-sabu dari kampung halamannya ke Binjai, Sumatera Utara.

Alih-alih menikmati upah Rp 5 juta hasil antar barang haram, Hamdani malah terlihat meringis menahan sakit di RS Djoelham Binjai, Kamis (9/1/2020) malam sekitar pukul 19.36 WIB.

Ya, kaki kanan Hamdani terluka akibat kena timah panas dari polisi.

Di bangsal rumah sakit, Hamdani hanya bisa terbaring lemas. Pengakuannya, baru sekali ini terlibat peredaran narkotika lantaran tergiur iming-iming upah yang dijanjikan.

"Baru sekali ini bang, barang orang lain. Diupah Rp 5 juta, ada kawan yang antar. Sakit kali ini rasanya, gak terbilanglah rasanya," ujarnya.

Kasatnarkoba Polres Binjai, AKP M Yunus Tarigan, mengatakan bahwa Hamdani ditindak petugas lantaran melawan dan berupaya kabur.

Dari tangan Hamdani, petugas menyita barang bukti 50 gram sabu-sabu.

"Dia kami tembak karena mau melarikan diri saat hendak transaksi di depan Hotel Binjai, sudah kami peringatkan tapi mau kabur. Darinya kami sita barang bukti 50 gram sabu," kata Yunus.

Rubrik
Sumber
Tribunnews.com

Komentar

Loading...