Fraksi di DPRA Pertanyakan Dasar Penentuan Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe

Fraksi di DPRA Pertanyakan Dasar Penentuan Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe
Ketua Fraksi Nasdem Saifuddin Muhammad dan Ketua Fraksi Golkar DPRA Zuriat Suparjo

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | DPRA telah memutuskan untuk kembali memilih dan akan mengukuh Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe Aceh untuk satu periode ke depan. 

Pimpinan DPRA juga telah membawa agenda itu ke dalam Rapat Badan Musyawarah untuk menentukan jadwal paripurna pengukuhan. Rapat itu berlangsung pukul 14.00 WIB tadi, Rabu (12/12/2018).

Namun rencana penjadwalan paripurna ini bisa saja tak berjalan mulus. Fraksi-fraksi di DPRA mengatakan tak akan serta merta menyetujui penentuan paripurna pengukuhan tersebut.

Ketua Fraksi Nasdem DPRA Saifuddin Muhammad mengatakan akan mempertanyakan terlebih dahulu kenapa tiba-tiba ada rapat Banmus yang mengagendakan penjadwalan sidang paripurna pengukuhan Wali Nanggroe.

“Nanti kami akan mempertanyakan apakah pemilihan Wali Nanggroe sudah dilakukan? Apakah memenuhi peraturan atau qanun? Sebab menurut kami persoalan Wali Nanggroe belum clear, kenapa tiba-tiba ada rapat Banmus menjadwalkan pengukuhan,” kata Saifuddin saat dikonfirmasi BERITAKINI.CO.

Ketua Fraksi Golkar DPRA Zuriat Suparjo juga mengatakan rapat Banmus tak selalu bisa langsung menentukan jadwal paripurna.

“Sidang paripurna tidak bisa menurut selera,” katanya.

Baca:DPRA Jadwalkan Pengukuhan Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe 

Golkar, kata Zuriat, akan mempertanyakan atas dasar apa Wali Nanggroe langsung dikukuhkan.

“Apakah sudah memenuhi legalitas? Siapa yang memutuskan? Lembaga apa yang memutuskan siapa  dan kapan? Jika legalitas sudah jelas baru menjadi konsederan untuk diputuskan di Banmus. Jadi tidak semua rapat di Banmus bisa langsung dibawa ke sidang paripurna DPRA,” katanya

Rubrik

Komentar

Loading...