Fatality Rate Capai 13 Persen, DPRK Pidie Minta Pemkab Lakukan Tes Swab Massal

Fatality Rate Capai 13 Persen, DPRK Pidie Minta Pemkab Lakukan Tes Swab Massal

BERITAKINI.CO, Sigli | Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie meminta pemerintah dan satgas penanganan Covid-19 serius menjalankan langkah pencegahan penularan virus Corona di kabupaten itu.

Apalagi, secara kumulatif, Kabupaten Pidie kini telah mencatat 100 kasus infeksi positif dengan case fatality rate mencapai 13 persen.

Case fatality rate ialah rasio angka kematian dengan total kasus positif Covid-19.

 Adapun total kasus meninggal di kabupaten itu mencapai 13 orang.

Sebanyak 51 sembuh dan 36 orang yang terinfeksi lainnya masih menjalani perawatan serta isolasi mandiri.

"Aksi pencegahan harus benar-benar dilakukan pemerintah, sehingga rantai penyebaran Covid-19 dapat terputus dan tidak menyebar dan liar ke mana-mana," kata anggota DPRK Pidie, Juwakir , Jumat (18/9/2020).

Seperti diketahui, kasus penyebaran Covid-19 yang terjadi baru-baru ini diyakini terjadi lewat tranmisi lokal.

Makanya, kata Juwakir, pemerintah perlu mendeteksi lebih luas untuk mengetahui sejauh mana paparan virus tersebut sehingga dapat mengambil langkah atau kebijakan efektif menghentikan penularannya.

"Jika memungkinkan, tim gugus bisa melakukan uji swab massal," ujarnya.

Di awal-awal, kata Juwakir, upaya pencegahan yang dilakukan satgas Covid-19 sebetuulnya sudah relative baik.

Saat itu, pemerintah gencar melakukan penyemprotan despektan hampir ke seluruh instansi pemerintah, fasilitas umum hingga jalan pun ikut disemprot.

Tim gabungan juga kerap melakukan pembatasan gerak aktivitas masyarakat (social distancing) dan ramai-ramai melakukan pembagian masker gratis.

"Namun ironisnya, saat Covid-19 sudah berada di sekitaran kita, hal pencegahan yang dulu dilakukan saat ini mulai kendo (kendor) dan seperti abeh batre (habis baterai)," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...