Fardu Kifayahkan Pasien Probable Covid-19 Tanpa Prokes, Sejumlah Warga di Aceh Singkil Terpaksa Diswab

Fardu Kifayahkan Pasien Probable Covid-19 Tanpa Prokes, Sejumlah Warga di Aceh Singkil Terpaksa Diswab

BERITAKINI.CO, Singkil | Aceh Singkil kembali mencatat penambahan kasus kematian diduga akibat Covid-19.

Pasien meninggal adalah W (50), perempuan warga Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil.

"Benar, pasien meninggal di RSUD Tapaktuan, Aceh Selatan pada 8 Juni 2021 lalu," kata Kepala Puskesmas Kecamatan Gunung Meriah, Haryono, Kamis (10/6/2021).

Pasien W sebelumnya masuk ke RSUD Aceh Singkil pada 3 Juni 2021 lalu setelah diperiksa diagnosa probable Covid-19 plus Sepsis dan DM tipe 2. 

Beberapa hari di RSUD Aceh Singkil kemudian, pasien W diswab dan dirujuk ke RSUD Tapaktuan dan meninggal di sana. 

“Hasil swab itu hingga saat ini belum keluar. Diperkirakan pekan depan, karena di kirim ke Litbangkes, Jakarta," kata Haryono.

Proses fardu kifayah jenazah, kata dia, diketahui berlangsung tanpa standar protokol Covid-19.

Namun Puskesmas dan pihak Kecamatan Gunung Meriah siang tadi langsung melakukan swab terhadap mereka yang terlibat dalam proses fardu kifayah, dan hasilnya semua negatif.

Data Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Singkil sejak tahun 2020 yang diperbarui pada 9 Juni 2021, total kasus positif Corona kini mencapai 284 orang.

Terdiri dari pasien sembuh 225 orang, kasus meninggal dunia 8 orang, 3 orang dirawat di rumah sakit. Sementara 48 orang lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Jumlah pasien Corona di Kabupaten Aceh Singkil yang terbanyak saat ini adalah Kecamatan Gunung Meriah, dengan 180 kasus.

Di urutan kedua, ada Kecamatan Simpang Kanan dengan 43 kasus. Di posisi ketiga ada Kecamatan Singkil dengan 29 kasus.

Rubrik

Komentar

Loading...