Erli Hasim Jadi Penjamin Terdakwa Korupsi, Darmili: Satu Petunjuk Baru Dia Diduga Terlibat

Erli Hasim Jadi Penjamin Terdakwa Korupsi, Darmili: Satu Petunjuk Baru Dia Diduga Terlibat

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Mantan Bupati Simeulue menilai, tampilnya Erli Hasim yang juga bupatei Simeulue, sebagai penjamin para terdakwa korupsi, adalah petunjuk tambahan di mana dia diduga terlibat dalam dugaan kasus rasuah tersebut.

"Baru pertama kali di Indonesia ada bupati menjamin penangguhan penahanan 5 ASN terdakwa korupsi," kata Darmili, Jumat (19/2/2021).

"Konon lagi saat ini mereka (para terdakwa) tinggal di rumah sewa dekat rumah Erli Hasim."

Darmili menilai, fakta sudah secara terang benderang sebagai pentunjuk yang seharusnya dapat digunakan untuk melakukan pemberkasan terpisah.

Sejak awal, kata Darmili, dirinya mengungkap kasus rasuah itu lantaran adanya indikasi keterlibatan Erli Hasim.

"Tapi yang dijerat hari inikan anak-anak buahnya. Tapi sangat mungkin ini membuatnya juga tidak nyaman, karena bisa saja nanti para anak buahnya itu membuka tabir yang berpotensi menyeret Erli Hasim, karena itu dia harus berbuat sedemikian rupa," analisa Darmili.

Darmili memang menjadi aktor yang ikut menguak dugaan rasuah proyek pemeliharaan jalan dan jembatan pada Dinas PUPR Simeulue tahun anggaran 2017 lalu itu.

Bahkan Darmili ikut melaporkan ke Kejati Aceh dengan melengkapi sederet bukti-bukti dan indikasi keterlibatan Erli Hasim.

Lihat juga: Darmili Lapor Dugaan Korupsi Erly Hasyim, Kejati Aceh: Pasti Ditindaklanjuti

Namun di saat yang sama, terdapat LSM yang juga melaporkan kasus yang sama ke Polda Aceh.

Penyidik Polda Aceh pun bergerak hingga akhirnya menetapkan lima tersangka.

Kelimanya kemudian dilimpahkan ke Kejari Simeulue yang berlangsung di Kejati Aceh, untuk penuntutan. Oleh jaksa, kelima tersangka ditahan dan dititipkan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh, di Kajhu, Kabupaten Aceh Besar.

Pada 10 Februari 2021 lalu, sidang perdana perkara itu pun telah digelar di Pengadilan Tipikor Banda Aceh.

Lihat: Kasus Korupsi Pemeliharaan Jalan Jembatan Simeulue Berlabuh di Pengadilan Tipikor

Hingga pada sidang lanjutan, Rabu, 17 Februari 2021 lalu, para tersangka pun mengajukan permohonan penangguhan penahanan dengan berbagai alasan dan dijamin salah satunya oleh Bupati Simeulue Erli Hasim.

Adapun kelima terdakwa itu masing-masing, Ali Hasmi, selaku kepala Dinas PUPR Simeulue yang juga Pengguna Anggaran; Bereueh Firdaus, selaku Kabid Bina Marga Dinas PUPR Simeulue periode September 2017 hingga sekarang, yang juga PPK Kegiatan Pemeliharaan Jalan-Jembatan tersebut; Afit Linon selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK); Iis Wahyudi  selaku Pejabat Pengadaan, Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) dan Petugas Admin Sirup pada Dinas PUPR Kabupaten Simeulue; dan Dedi Alkana, selaku Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Simeulue.

Darmili mentabulasi, tampilnya Erli Hasim sebagai penjamin para terdakwa korupsi itu, merupakan petunjuk yang kesembilan dugaan keterlibatannya dalam kasus rasuah tersebut.

"Mengapa para terdakwa itu terkesan sangat spesial bagi Erli Hasim di mana sebelumnya Erli Hasim juga sempat menyambangi mereka di Rutan Kajhu," katanya.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...