Empat Pelanggar Syariat Islam di Pidie Tumbang saat Dicambuk

Empat Pelanggar Syariat Islam di Pidie Tumbang saat Dicambuk

BERITAKINI.CO, Sigli | Enam pelanggar syariat Islam di Kabupaten Pidie menjalani uqubat cambuk, Kamis (15/11/2018).

Prosesi uqubat cambuk dipusatkan di halaman Masjid Jami' At-Taqwa, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, sekitar pukul 14.00 WIB.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie, Muhammad Abdul mengatakan, enam orang yang dicambuk yakni tiga berkas iktilat dan satu berkas zina.

Hasil putusan Mahkamah Syaiah Sigli, keenam pelaku pelanggar syariat menjalani uqubat cambuk bervariasi, mulai 30 kali hingga 100 kali cambuk.

Keenam terpidana yang dicambuk adalah M Yusuf (60), Ben Hamid (53), Nurwani Malek (41) dan Amri Yusuf (30) masing-masing akan dicambuk 30 kali

Sementara Musliadi (21) dan Yusrina (18), keduanya akan menjalani uqubat cambuk masing-masing 100 kali cambuk.

Amatan BERITAKINI.CO, sejumlah terhukum cambuk tumbang di panggung eksekusi saat menjalani hukuman.

Dari enam pelanggar syariat islam itu, hanya dua terpidana yang bisa bertahan hingga hukuman selesai. Mereka yakni M Yusuf dan Ben Hamid (53) yang masih masing-masing dihukum 30 kali cambuk dan dikurangi masa tahanan.

Semantara terpidana lainnya, Nurwani Malek (41) dan Amri Yusuf (30) yang dihukum masing-masing 30 kali cambuk tumbang saat hitungan baru memasuki belasan kali.

Dua terhukum perkara zina yakni Musliadi dan Yusrina juga mengalami kondisi yang sama. Keduanya terbujur lemas saat hitungan kelima.

Eksekusi kemudian dihentikan sementara dan keduanya diberikan perawatan medis. Usai diperiksa oleh petugas medis, mereka kemudian kembali dicambuk hingga hitungan 100 sesuai dengan putusan Mahkamah Syariah Sigli.

Rubrik

Komentar

Loading...