Empat Langkah Mudah Hindari Siklus Menyeramkan di Tempat Kerja

Empat Langkah Mudah Hindari Siklus Menyeramkan di Tempat Kerja
nicoletaionescu/Getty Images/iStockphoto Ilustrasi.

BERITAKINI.CO | Semakin Anda kurang bahagia di tempat kerja, maka semakin rendah produktivitas. Dan seiring berjalannya waktu, motivasi kerja Anda akan menurun. Itu merupakan siklus menyeramkan yang kerap menjebak para karyawan.

Untuk menghindari hal tersebut, berikut empat hal yang bisa dilakukan:

Meminta feedback

Terkadang, Anda terlalu fokus kepada pekerjaan sehingga lupa untuk selalu memperbaiki diri. Tidak mengetahui apa yang bisa Anda lakukan lebih jauh atau bagaimana Anda berkontribusi terhadap perusahaan dapat menurunkan semangat dan motivasi kerja.

Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan meminta saran dan evaluasi dari rekan kerja atau pemimpin Anda.

Selalu ada ruang untuk belajar dan berkembang dalam pekerjaan apa pun. Memahami target dan apa yang bisa dicapai ke depannya, membuat Anda termotivasi menjadi lebih baik di kantor.

Merayakan keberhasilan orang lain

Jika Anda merasa kurang inspirasi dan 'terjebak', cara terbaik keluar dari kondisi itu adalah dengan mengabaikan diri sendiri untuk sementara dan mulai merayakan kebahagiaan di sekitar Anda. Cara berpikir positif ini akan menguatkan hubungan dengan rekan kerja, serta menambah kepuasan diri.

Faktanya, beberapa studi menunjukkan bahwa karyawan yang memiliki interaksi positif dengan koleganya, cenderung lebih produktif.

Oleh sebab itu, penting untuk ikut merayakan kebahagiaan mereka. Misalnya, dengan menyiapkan pesta kejutan untuk rekan kerja yang sedang berulang tahun, atau memberikan hadian bagi mereka yang mendapat promosi. Bisa juga dengan sesederhana memberikan pujian kepada teman kantor yang berhasil menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.

Beristirahat sejenak

Sangat menggoda untuk menenggelamkan diri dalam kesibukan ketika sedang kalut. Namun, itu bukanlah aksi terbaik. Istirahat sejenak dari pekerjaan justru akan membuat Anda segar kembali.

Sebuah studi dari Harvard College menunjukkan bahwa 94 persen pekerja yang mengambil liburan mengaku bahwa mereka memiliki energi lebih banyak setelahnya.

Rubrik
Sumber
nationalgeographic.grid.id

Komentar

Loading...