Dugaan Penyimpangan Proyek Jembatan ‘Melendut’ Gigieng Ditingkatkan ke Penyidikan

Dugaan Penyimpangan Proyek Jembatan ‘Melendut’ Gigieng Ditingkatkan ke Penyidikan
Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Aceh R Raharjo Yusuf Wibisono

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kasus dugaan penyimpangan proyek jembatan melendut di Gigieng, Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, memasuki babak baru.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh telah meningkatkan status penanganan kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan.

Lihat juga: Warga Ingin Jembatan Fungsional, Kejati Aceh Diminta Segera Tuntaskan Kasus Jembatan Gigieng Pidie

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Aceh R Raharjo Yusuf Wibisono yang dikonfirmasi mengatakan, surat perintah penyidikan kasus tersebut telah ditandatangani Kajati Aceh Muhammad Yusuf baru-baru ini.

“Jaksa penyidik pun sudah mengantongi calon tersangka. Tentu dia adalah orang yang paling bertanggungjawab terhadap pelaksanaanya, seperti Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), dan kontraktor pelaksananya,” kata Yusuf.

Lihat: Dugaan Penyimpangan Proyek Jembatan Gigieng Pidie, Aspidsus: Jika Secara Kasat Mata, Nilai Kerugian Cukup Besar

Saat ini, lanjut Yusuf, pihaknya masih terus melengkapi beberapa data pendukung dalam kasus jembatan melendut tersebut.

Termasuk minggu depan Tim Jaksa Penyidik akan turun ke lapangan menghitung volume pekerjaan bersama tim ahli penghitungan fisik yang sudah ditunjuk oleh Universitas Syiah Kuala.

“Hasil penghitungan ahli fisik dari Universitas Syiah Kuala tersebut yang nantinya akan diekspos di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh untuk mendapatkan penetapan jumlah kerugian negara,” kata Yusuf.

Rubrik

Komentar

Loading...