Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi Rumah Tak Layak Huni, Tiga Bekas Pejabat Dinsos Aceh Singkil Jadi Tersangka

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi Rumah Tak Layak Huni, Tiga Bekas Pejabat Dinsos Aceh Singkil Jadi Tersangka

BERITAKINI.CO, Singkil | Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Singkil menetapkan tiga tersangka dugaan tindak pidana korupsi rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2016.

RTLH tersebut dikelola Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Aceh Singkil bersumber DOKA dengan pagu Rp 1 Miliar.

Ketiganya adalah JD (Kadis Dinsosnaker 2016), RS (Bendahara), dan TR (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan).

“Hasil audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) dari Inspektorat Aceh Singkil, kerugian akibat korupsi tersebut senilai Rp 232 juta,” kata Kajari Aceh Singkil melalui Kasi Pidsus Delfiandi, Rabu (23/12/2020).

Pekan depan, kata Delfiandi, pihaknya akan memanggil ketiga tersangka untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kita harap mereka kooperatif dalam proses ini," katanya.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat 1 junto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Junto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP. 

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...