Dugaan Korupsi RTLH: Diperiksa Sebagai Tersangka, Bekas Kadisos Aceh Singkil Akui Terima Sejumlah Uang

Dugaan Korupsi RTLH: Diperiksa Sebagai Tersangka, Bekas Kadisos Aceh Singkil Akui Terima Sejumlah Uang
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Aceh Singkil Delfiandi

BERITAKINI.CO, Singkil | Kejaksaan Negeri Aceh Singkil kembali melanjutkan pemeriksaan tersangka korupsi Rehabilitasi Rumah Tak Layak Huni (RTLH) Tahun Anggaran 2016 pada Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Aceh Singkil, Senin (29/12/2020).

Salah satu tersangka yang diperiksa adalah JD, bekas Kadisosnaker Aceh Singkil.

"Tadi sudah kita mintai keterangan sebagai tersangka sekitar 10.30 hingga pukul 17.00 WIB, namun baru JD (yang diperiksa)," kata Kepala Kejaksaan Negeri Kejari Aceh Singkil melalui Kepala Seksi Pidana Khusus, Delfiandi.

JD, lanjutnya, diperiksa dalam kapasitasnya sebagai pengguna anggaran pada 2016 lalu itu.

Pertanyaan, kata Delfiandi, juga menyasar ihwal aliran dugaan kerugian negara senilai Rp 232 juta.  

"Tadi ada kita tanyakan mengarah ke situ. Seingat dia ada (menerima), tapi dia lupa berapa (nominalnya)," ungkap Delfiandi.

Karena lupa-lupa ingat, lanjutnya, penyidik menyarankan agar dia memastikan kembali berapa nominal yang diterima tersebut.

“Kami sarankan diingat-ingat terlebih dahulu, nanti akan dipanggil kembali,” katanya.

Lihat: Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi Rumah Tak Layak Huni, Tiga Bekas Pejabat Dinsos Aceh Singkil Jadi Tersangka

Delfiandi mengatakan, besok penyidik juga telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua tersangka lainya yakni RS (Bendahara) dan TR (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan).

“Sudah dipanggil untuk diperiksa, kami harapkan kooperatif,” katanya.

Seperti diketahui, ketiga bekas pejabat Dinsosnaker Aceh Singkil itu ditetapkan sebagai tersangka pada pekan lalu.

Mereka diduga telah merugikan keuangan negara mencapai Rp 232 juta berdasarkan hasil audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) Inspektorat Aceh Singkil.

Rubrik

Komentar

Loading...