Dugaan Korupsi, Polisi Tahan Manager Aset PT KAI Wilayah Aceh Timur, Amankan Rp 1,87 Miliar

Dugaan Korupsi, Polisi Tahan Manager Aset PT KAI Wilayah Aceh Timur, Amankan Rp 1,87 Miliar

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Aceh menahan RI, manager aset pada PT Kereta Api Indonesia (KAI) Wilayah Aceh Timur.

Dia ditahan atas kasus tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang pada kegiatan penyediaan jasa pengurusan sertifikat tanah aset PT KAI Tahun Anggaran 2019.

Direskrimsus Polda Aceh Kombes Margiyanta mengatakan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti atas kasus tersebut.

Di antaranya berupa dokumen-dokumen, rekaman CCTV bank, ATM, dan uang Rp 1,87 miliar lebih, serta rekening koran.

"Uang Rp 1,8 miliar itu disita dari tersangka langsung, sudah dikuasai oleh tersangka dan dimasukkan dalam rekeningnya," kata Margiyanta.

Selain itu, penyidik juga telah memeriksa sebanyak 56 saksi dan 2 saksi ahli.

"Perbuatan tersangka RI diduga telah melanggar Pasal 2 ayat 2 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Tipikor jo Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak satu milar rupiah," katanya.

Selain RI, kata Margiyanta, terdapat tiga tersangka lainnya yang telah ditetapkan, yakni S, MAP, dan IOZ.

"Ini menyusul. Mereka kooperatif selama ini," kata Margiyanta.

Rubrik

Komentar

Loading...