Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada 2017, Jaksa Jebloskan Sekretaris dan Bendahara KIP Aceh Tenggara ke Penjara

Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada 2017, Jaksa Jebloskan Sekretaris dan Bendahara KIP Aceh Tenggara ke Penjara

BERITAKINI.CO, Kutacane | Penyidik Polres Aceh Tenggara telah merampungkan rangkaian proses penyidikan terhadap kasus korupsi Dana Hibah Pilkada Aceh Tenggara 2017.

Kasus ini pun selanjutnya akan masuk pada babak baru yakni proses penuntutan.

Dua orang tersangka yakni IR dan DS, masing-masing Sekretaris dan Bendahara pada KIP Aceh Tenggara, sekaligus dengan berkas serta barang bukti perkara itu telah dilimpahkan ke Kejari Aceh Tenggara, Kamis (18/3/2021).

Usai pelimpahan itu, Kejari Aceh Tenggara langsung menjebloskan kedua tersangka ke Lapas Kelas IIB Kutacane untuk persiapan penuntutan di Pengadilan Tipikor Banda Aceh.

Kajari Aceh Tenggara Syaifullah didampingi Kasi Pidsus Edwardo mengatakan, selain menjabat sebagai sekretaris KIP Aceh Tenggara, IR juga adalah Kuasa Pengguna Anggaran pada lembaga itu. Sementara DS adalah bendahara pengeluarannya.

Atas kasus tersebut, kata dia, negara merugi Rp 909 juta berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Aceh. Kedua tersangka pun telah mengembalikan kerugian negara tersebut kepada penyidik saat proses penyidikan di kepolisian.

“Saat ini, uang itu sudah disetor atau dititipkan ke rekening kejaksaan Aceh Tenggara," jelas Syaifullah.

Kata dia, kasus ini akan secepatnya kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh.

"Insya Allah dalam pekan depan kasus tersebut akan dilimpahkan langsung ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...