Dua Personel Polres Aceh Tenggara Dipecat

Dua Personel Polres Aceh Tenggara Dipecat
Upacara pemecatan dua personil Polres Aceh Tenggara secara absensia

BERITAKINI.CO, Kutacane | Dua personil Polres Aceh Tenggara diberhentikan tidak dengan hormat alias dipecat.

Keduanya adalah MAA dan MAS, sebelumnya berpangkat Bripka dan Briptu.

Proses pemecatan berlangsung dalam upacara yang dipimpin Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Eko Sulistyo di halaman mapolres, Rabu (16/10/2019). Upaya itu berlangsung tanpa dihadiri kedua orang yang dipecat tersebut.

Mereka dipecat sesuai dengan keputusan Kapolda Aceh Nomor: KEP/237/VIII/2019 tanggal 9 Agustus 2019 tentang PTDH dari Kedinasan Polri

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Eko mengatakan, kedua mantan bintara Polri itu diberhentikan tidak dengan hormat karena terbukti telah melakukan pelanggaran Pasal 13 ayat (1)  serta Pasal 14 ayat (1) huruf A sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.

Lalu Pasal 7 ayat (1) huruf B pada Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.

"Pemberhentian itu dilakukan telah melalui proses dan pertimbangan panjang sehingga dua bintara tersebut dinyatakan memang tidak layak lagi untuk dipertahankan menjadi anggota Polri," ujar Wanito Eko.

Atas pemecatan dua personel Polres itu, Kapolres juga menyatakan kecewa karena seolah-olah pembinaan tidak ada dilaksanakan.

Untuk itu, ia menegaskan kepada seluruh personel di jajaran Polres Agara agar tidak ada lagi yang melakukan pelanggaran.

"Upacara PTDH tadi merupakan sebuah pelajaran yang sangat berarti bagi kita semua. Jangan sampai ada personel yang bermain-main, hindari segala bentuk perbuatan yang melanggar hukum," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...