Dua Pejabat Aceh Tenggara Ditangkap Kasus Narkoba di Medan, Bupati, Wakil Bupati, Sekda Hingga Camat Dites Urine

Dua Pejabat Aceh Tenggara Ditangkap Kasus Narkoba di Medan, Bupati, Wakil Bupati, Sekda Hingga Camat Dites Urine

BERITAKINI.CO, Kutacane | Pemerintah Aceh Tenggara melakukan tes urine terhadap puluhan pejabat mulai dari Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten, kepala bagian, hingga camat di kabupaten itu, Senin (5/10/2020).

Total ada 60 pejabat eselon II dan III yang sudah menjalani pengambilan sampel urine.

Sementara terdapat 11 pejabat yang tidak ikut karena sedang mengikuti Diklat PIM II.

Serta beberapa lainnya yang saat ini diketahui sedang menjalani isolasi mandiri.

Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinim mengatakan, tes urine yang dilakukan secara mendadak itu bertujuan untuk memastikan para pejabat bebas dari narkoba.

“Tetapi bukan hanya kepala SKPK dan camat saja yang dites urine, termasuk saya dan Wakil Bupati Aceh Tenggara Bukhari serta sekda," kata Raidin.

Kata dia, tindakan tes urine ini dilakukan menyikapi persoalan yang telah terjadi beberapa hari lalu, di mana tiga PNS asal Aceh Tenggara, termasuk di dalamnya ada dua pejabat, ditangkap di Kota Medan terkait kasus penyalahgunaan narkoba.

"Jadi jangan sampai hal tersebut terulang lagi cukup sudah sampai di situ saja,” katanya.

“Sebab saya tidak akan main-main terhadap penyalahgunaan narkoba."

Dia juga meminta Sekda secepatnya melakukan tes urine terhadap pejabat eselon III dan seluruh PNS di lingkup Pemkab Aceh Tenggara.

“Jika perlu dilaksanakan setiap bulannya, tolong alokasikan anggaran untuk itu,” katanya.

“Jika terbukti hasil tes urine positif mengkonsumsi narkoba maka harus diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.”

Rubrik

Komentar

Loading...