Dua Minggu Lagi Menikah, Sejoli Bandar Sabu Diciduk Polisi

Dua Minggu Lagi Menikah, Sejoli Bandar Sabu Diciduk Polisi

BERITAKINI.CO | Rencana pernikahan Zainudin alias Nurdin (35) dengan Mega Budianti (26) kandas di tangan Satuan Reserse Narkoba Polres Batanghari.

Pasangan sejoli ini ditangkap petugas karena terbukti sebagai bandar Narkotika jenis sabu-sabu. Penangkapan berlangsung dalam kontrakan Mega, Rabu (16/12019) sekira pukul 07.00 WIB.

Kapolres Batanghari, AKBP Moh Santoso melalui Kasat Narkoba, AKP Subhan mengatakan penangkapan dua bandar sabu-sabu sekaligus pasangan sejoli berdasarkan LP/A-10/I/2019/Ka SPK/Res Batanghari tanggal 16 Januari 2019.

"TKP Simpang Pete RT 11 Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari. Sedangkan modus operandi transaksi langsung," kata Subhan dalam konferensi pers, Selasa (22/1/2019) di Mapolres Batanghari.

Subhan menjelaskan, tersangka Zainudin merupakan warga RT 11 Desa Kampung Pulau, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari. Sementara tersangka Mega Budianti (26) RT 04 Desa Rantau Puri, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari.

"Dari tangan tersangka Zainudin petugas berhasil mengamankan sabu seberat 18,63 gram dan sabu seberat 0,16 gram Mega Budianti," ujar Subhan.

Total barang bukti 18,63 gram milik Zainudin alis Nurdin di bungkus dalam 1 paket besar plastik klip berisi narkoba jenis sabu, 21 paket sedang plastik klip berisi narkoba jenis sabu dan 14 paket kecil plastik klip berisi narkoba jenis sabu.

"Barang bukti lain terdiri dari 4 unit hp, 1 timbangan digital, 2 alat hisap bong lengkap dengan pirek, uang tunai Rp681 ribu, 1 unit sepeda motor Suzuki jenis FU warna hitam merah, 1 kalung bekas pomed belaggio warna biru, 1 kaleng bekas semir merk kiwi warna hitam, 1 dompet warna merah marun dan tiga sendok sabu terbuat dari pipet besar warna pink," jelasnya.

Sementara barang bukti dari tersangka Mega Budianti terdiri dari 1 paket sedang plastik klip berisi narkoba jenis sabu, 1 unit hp merk OPPO A37, 1 lembar uang pecahan Rp100 ribu rupiah dan 1 paket alat hisap bong lengkap dengan pirek.

Subhan menuturkan kronologis singkat penangkapan dua bandar sabu-sabu ini. Pada Rabu (16/1) sekira pukul 06.00 WIB diperoleh informasi dari masyarakat bahwa di kontrakan milik Ponidi RT 11 Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari sering terjadi transaksi narkoba jenis sabu.

"Berbekal informasi itu, anggota Opsnal Satresnarkoba Polres Batanghari melakukan penyelidikan dan pengintaian. Kemudian didapat yang di geledah merupakan kaki tangan Zainudin atas nama Mega Budianti alias Mega," sebutnya.

Selanjutnya anggota melanjutkan penyelidikan sekira pukul 07.00 WIB. Anggota melihat langsung ada seorang laki-laki yang baru saja keluar dari rumah kontrakan pelaku Mega, diduga baru membeli sabu dari tersangka Mega.

Anggota Opsnal Satresnarkoba Polres Batanghari langsung menangkap pelaku namun tidak berhasil karena pelaku melarikan diri ke semak-semak.

"Kemudian anggota langsung mendatangi rumah kontrakan Mega dan menangkap Mega berikut seorang laki-laki atas nama Zainudin alias Nurdin," katanya.

Tersangka dan barang bukti kini telah diamankan guna proses hukum lebih lanjut. Pasal yang dikenakan Pasal 114 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara.

Rubrik
Sumber
GATRA.COM

Komentar

Loading...