Dua Mahasiswi Meninggal Terbakar di Banda Aceh

Dua Mahasiswi Meninggal Terbakar di Banda Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kebakaran rumah menelan korban jiwa di Banda Aceh. Dua mahasiswa dilaporkan meninggal.

Keduanya adalah Zahara (18) warga Gampong Tumpok Teungoh, Kecamatan Julok, Aceh Timur; dan Riana Safitri (18) asal Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar. Mereka merupakan mahasiswi Akper Fakinah.

Keduanya dilaporkan terjebak di lantai II rumah milik Geuchik Kayee Jatho, Kecamatan Bandar Raya, Banda Aceh, Murhaban.

Kapolresta Banda Aceh melalui Kapolsek Banda Raya Iptu Rizu Fahmi SE mengatakan, berdasarkan laporan dari pemilik rumah, kebakaran itu terjadi pada subuh tadi.

"Beliau terbangun karena terdengar ada ledakan," katanya.

Saat dicek, kata Fahmi, suara ledakan berasal dari lokasi usaha perabot yang ada di sebelah rumahnya. Usaha tersebut juga milik geuchik tersebut.

"Saat dilihat, api sudah membesar dan dengan cepat melalap rumah korban," kata Fahmi.

Sementara di lantai dua rumah tersebut, terdapat dua mahasiswi yang mengontrak salah satu kamar.

"Mereka baru dua minggu mengontrak di sana," katanya.

Mereka pun tak bisa menyelamatkan diri lantaran api sudah terlanjur membesar.

"Jadi lantai dua rumah tersebut terbuat dari kayu, termasuk tangganya juga dari kayu, sehingga dua mahasiswi tersebut terjebak," katanya.

Keduanya pun ditemukan meninggal usai api berhasil dipadamkan.

Satu jasat ditemukan di lantai II, satu lainnya di lantai dasar.

Fahmi mengatakan, kedua jasat korban dievakuasi ke RSUD Zainoel Abidin pagi tadi.

"Korban asal Saree, sudah diambil oleh pihak keluarga. Sementara korban asal Aceh Timur masih di rumah sakit," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...