Dua Kali Pemilihan Umum Gagal Raih Kursi di Aceh Tenggara, PKS Ubah Strategi di Pemilu Mendatang

Dua Kali Pemilihan Umum Gagal Raih Kursi di Aceh Tenggara, PKS Ubah Strategi di Pemilu Mendatang

BERITAKINI.CO, Kutacane | Sepanjang dua kali pemilihan umum  (pemilu), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selalu gagal meraih kursi di DPRK Aceh Tenggara.

Tak ingin itu terulang, PKS pun memilih untuk mengubah strateginya untuk pemilu mendatang.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah PKS Aceh Tenggara Jhon Apstrong Pratama mengatakan, pola dan skema yang akan digunakan antara lain dengan tidak hanya mempriorotaskan kader internal untuk dicalonkan sebagai anggota legislatif.

“Kami akan membuka pintu selebar-lebarnya bagi pihak luar dan manapun yang mau bergabung dengan partai PKS, siapa saja bisa," kata Jhon Apstrong Pratama yang baru saja ditunjuk sebagai ketua DPD PKS Aceh Tenggara tersebut, Senin (29/12/2020).

Langkah ini, kata dia, sebagai upaya untuk membuat PKS di Aceh Tenggara bangkit dari kegagalan tersebut. 

“’Untuk itu ke depan PKS akan melakukan pemetaan ulang di setiap daerah pemilihan (dapil) agar tidak gagal lagi dalam pertarungan pileg pada 2024 nanti,” katanya.

Dia pun menargetkan pada 2024, PKS akan memperoleh kursi yang setidaknya cukup untuk membentuk satu fraksi di DPRK Aceh Tenggara.

Rubrik

Komentar

Loading...