Dua Hari Razia, Tim Gabungan Tindak 87 Pelanggar Prokes di Kota Banda Aceh

Dua Hari Razia, Tim Gabungan Tindak 87 Pelanggar Prokes di Kota Banda Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh I Tim gabungan penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (prokes) Covid-19 menemukan tingkat ketidak disiplinan masyarakat di Kota Banda Aceh yang relatif tinggi.

Dalam razia prokes sepanjang selama dua hari, petugas masih menemukan banyak warga yang tak mematuhi atau memedomani langkah pencegahan untuk memutus rantai penyebaran virus tersebut.

Sekretaris Satpol PP Kota Banda Aceh Heru Tri Wijanarko mengatakan, total terdapat sebanyak 87 pelanggar yang ditindak sejak razia pertama kali di gelar pada 15 September dan dilanjutkan pada 17 September 2020.

“Mereka terdiri dari orang per orang dan pengelola tempat atau fasilitas umum,” kata Heru, kemarin.

Pelanggar masih didominasi orang per orang. Total ada sebanyak 86 orang yang ditindak karena tak mematuhi disiplin prokes Covid-19.

“Mereka umumnya tak menggunakan masker saat berada di luar, termasuk saat berada di keramaian,” katanya.

Sebagian besar dari mereka, kata Heru, memilih untuk dikenakan sanksi sosial seperti menyapu jalan.

“Jadi sebanyak 72 orang memilih disanksi sosial, dan 14 lainnya memilih sanksi denda masing-masing Rp 100 ribu,” kata Heru.

Adapun fasilitas umum yang ditemukan melanggar prokes, kata Heru, sejauh ini baru satu tempat usaha. “Didenda Rp 250 ribu,” katanya.

Lihat: Sanksi Tak Patuhi Protokol Kesehatan di Banda Aceh, Dari Denda Uang Hingga Azan

Secara akumulasi, tim gabungan penegakan disiplin dan hukum prokes Covid-19 telah mengumpulkan total denda sebanyak Rp 1.650.000, dan uangnya langsung disetorkan ke kas daerah.

Heru mengatakan, penegakan hukum prokes Covid-19 akan terus berlangsung hingga resiko penularan virus di Kota Banda Aceh turun atau zona hijau.

Lihat juga video penerapan disiplin dan penegakan hukum prokes di Banda Aceh:

Rubrik

Komentar

Loading...