DPRK Pidie Minta Gedung Baru

DPRK Pidie Minta Gedung Baru

BERITAKINI.CO, Sigli | Anggota DPRK Pidie meminta kepada pemerintah kabupaten menyediakan gedung baru.

Gedung itu alasannya untuk sarana penunjang kinerja wakil rakyat periode 2019-2024.

Dewan berdalih, gedung yang ditempati saat ini sangat sempit, hanya terdapat satu ruang sidang, tiga ruang rapat fraksi, dan tiga ruang untuk pimpinan. Sementara tiga ruang lainnya ditempati sekretariat dewan.

Ketua DPRK Pidie Mahfuddin Ismail mengatakan, pertimbangan lainnya adalah ke depan setiap alat kelangkapan dewan (AKD) wajib disediakan tempat, terutama komisi-komisi, badan anggaran, badan legislasi, badan musyawarah, dan pimpinan dewan.

Makanya, dewan menilai tidak berlebihan jika pihaknya meminta gedung baru yang dengan ruang yang mencukupi.

“Makanya harus ada gedung baru yang harus disediakan pemerintah,” kata Mahfuddin saat menyembangi kantor PWI Pidie, Senin (4/11/2019).

Pihaknya sudah menyurati pemerintah daerah setempat agar dapat menindaklanjuti permintaan tersebut.

Dalam surat tersebut, pihaknya melirik Gedung Meusapat Ureung Pidie yang berada bersebelahan dengan DPRK Pidie. Gedung yang sudah renovasi tahun 2019 tersebut yang dianggap strategis jika dijadikan gedung kedua dewan.

“Saya kira sinkron, karena lokasinya berdampingan. Makanya kita meminta kepada Pemerintah Pidie agar pada masa yang akan datang Gedung Meusapat Ureung Pidie akan menjadi gedung DPR,” katanya.

Mahfuddin juga menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan kalkulasi menurut analisa desain membangun gedung dewan baru pada tanah di samping komplek Kantor Bupati Pidie yang bisa menelan biaya hingga Rp 75 miliar.

“Mending kita minta gedung pertemuan (Gedung Meusapat Ureung Pidie), sekira Rp 15 miliar untuk rehab dan renovasi sudah cukup secara bertahap,” ujarnya.

Rubrik

Komentar

Loading...