DPRA Pertanyakan Keberanian Gubernur Kibarkan Bendera Bulan Bintang

DPRA Pertanyakan Keberanian Gubernur Kibarkan Bendera Bulan Bintang
Foto: Radzie/Acehkita.com

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Ketua DPRA Muharuddin mengatakan pihaknya juga membahas tentang nasib Bendera Bulan Bintang dalam pertemuan dengan mantan elit GAM, Selasa (17/10/2017).

Keberadaan bendera Aceh tersebut, kata Muhar, perlu dipertegas, terutama oleh pemerintah pusat. Namun sesungguhnya, kata Muhar, bendera Aceh sudah sangat layak berkibar lantaran memang telah memiliki kekuatan hukum yakni qanun bendera.

Baca: Polemik UUPA, Malik Mahmud: Jangan Sampai Aceh Minta Merdeka Lagi

“Hari ini hanya tinggal keberanian untuk menaikkan bendera bulan bintang, kalau memang sepakat seperti versi qanun yang sudah disahkan, ya gubernur bisa mengintruksikan pengibaran bendera tersebut dan pergub-kan,” kata Muharuddin saat ditemui BERITAKINI.CO usai pertemuan tersebut.

Sebaliknya, jika dinilai masih perlu dikonsultasikan, maka hal itu juga harus segera dilakukan.

“Sehingga tidak tergantung seperti kondisi saat ini,” katanya.

Baca: Tak Terbitkan Pergub Bendera, YARA Desak DPRA Panggil Irwandi Yusuf

Kata Muhar, Aceh memerlukan kepastian hukum tentang bendera tersebut. “Penting ada kepastian hukum itu,” katanya.

Baca: Interupsi, Nurzahri Minta Irwandi Segera Buat Pergub Qanun Bendera

Seperti diketahui, DPRA telah mengesahkan Qanun Nomor 3 tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh.

Baca: Paska Putusan MA, Gubernur dan DPRA Diminta Kibarkan Bulan Bintang di Seluruh Aceh

Namun qanun ini mendapat reaksi dari pemerintah pusat terutama menyangkut materinya yang dinilai bertentangan dengan PP Nomor 77 Tahun 2009 tentang Lambang Daerah.

Rubrik

Komentar

Loading...