Diwarnai Aksi Kejar-kejaran, Penjambret Handphone IRT Akhirnya Tertangkap di Aceh Tenggara

Diwarnai Aksi Kejar-kejaran, Penjambret Handphone IRT Akhirnya Tertangkap di Aceh Tenggara

BERITAKINI.CO, Kutacane | Aparat kepolisian Polsek Babussalam, Polres Aceh Tenggara mengamankan seorang pria pelaku penjambretan, Rabu sore (7/10/2020).

Pria itu adalah AP (26) petani asal Desa Likat, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara.

Dia ditangkap warga di kawasan Desa Biak Muli, Kecamatan Babussalam, setelah menjambret handphone seorang ibu rumah tangga (IRT).

Kapolres Aceh Tenggara melalui Kapolsek Babussalam Ipda Abdullah Husin MH mengatakan, pelaku melancarkan aksinya sekira pukul 16.00 WIB tadi di kawasan Desa Gumpang Jaya, Kecamatan Babussalam.

Dia menyasar seorang ibu rumah tangga (IRT), Elmila Wati (36), warga Kecamatan Bambel. Saat itu, Elmila Wati sedang berkendara usai membeli susu untuk anaknya.

Dia meletakkan handphone di kompartemen sebelah kiri sepeda motor matic miliknya.

Setibanya di kawasan Desa Gumpang Jaya, AP yang mengendarai Yahama NMax, langsung memepet sepeda motor milik IRT tersebut dari arah sebelah kiri.

“Pelaku merampas handphone korban," jelas Abdullah Husin.

Korban lantas berteriak histeris dan meminta tolong.

Sejumlah warga merespon dan melakukan pengejaran. Aksi kejar-kejaran pun berlangsung cukup sengit.

“Ternyata pelaku ini terjatuh dan ia ditangkap di Desa Biak Muli, Kecamatan Bambel," katanya.

AP pun diserahkan ke polisi. Turut pula diamankan satu Yamaha NMax, handphone merek Oppo F3, sebagai barang bukti.

“Atas perbuatan, pelaku dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman kurungan penjara maksimal 9 tahun," kata Husin.

Rubrik

Komentar

Loading...