Diupah Rp 40 Juta, Kurir Sabu asal Pidie Ditangkap di Langkat

Diupah Rp 40 Juta, Kurir Sabu asal Pidie Ditangkap di Langkat

BERITAKINI.CO | Personel Satuan Narkoba Polres Langkat, menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu, bernilai miliaran rupiah.

Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan melalui Kasubbag Humas, AKP Arnold Hasibuan menjelaskan, dalam upaya menggagalkan peredaran narkoba tersebut, seorang kurir turut diamankan.

Tersangka bernama Wandi (38), warga Dusun Gampong Geuleuding, Desa Masjid Geuleuding, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie. Dari Wandi, polisi mengamankan sabu seberat 1 kilogram.

“Apabila dirupiahkan, bisa mencapai Rp 1 miliar lebih. Kalau per gramnya dijual, Rp1 jutaan,” kata Arnold, Selasa kemarin (20/11/2018).

Pengungkapan tersebut, kata Arnold berawal dari informasi yang didapat polisi, yang menyebutkan pengiriman narkoba.

Dari situ, anggota Sat Narkoba Polres Langkat melaksanakan sweeping di daerah Desa Kwala Begumit, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

Kata dia, polisi menghentikan bus Kurnia jurusan Medan-Banda Aceh BL 7802 PB. Saat memeriksa seisi bus, polisi mendapati tas berisi sabu milik Wandi.

“Setelah menemukan barang bukti tersebut, polisi langsung membawa pelaku ke Mapolres Langkat untuk diperiksa,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan pelaku, dia berencana mengentarkan sabu tersebut akan ke Tangerang, Banten. Pelaku menyebut, akan diupah sebesar Rp40 juta apabila berhasil mengantar sabu tersebut.

“Pelaku mengakui, masih diberi Rp 2 juta dan Rp 1 juta sudah dihabiskan selama di perjalanan, sementara sisanya, masih dikantongi pelaku,” ujar Arnold.

Sepanjang bulan Agustus, September dan Oktober, jelas Arnold, Sat Narkoba Polres Langkat, sudah mengamankan sedikitnya 180,81 gram narkoba jenis sabu serta 3,72 kg narkoba jenis ganja. Sementara untuk pelakunya, ada 188 orang.

Rubrik
Sumber
metro24jam.com

Komentar

Loading...