Ditikam OTK, Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah di Aceh Tenggara, Handphonenya Hilang

Ditikam OTK, Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah di Aceh Tenggara, Handphonenya Hilang

BERITAKINI.CO, Kutacane | Peristiwa tragis terjadi di Aceh Tenggara di mana seorang petani Abdul Rianto (23) warga Desa Kuta Batu, Kecamatan Lawe Alas, ditemukan bersimbah darah dengan luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya. Korban sempat dilarikan ke RSUD Sahudin, namun nyawanya tak tertolong.

Kapolres Aceh Tenggara melalui Kapolsek Lawe Alas Ipda Budi Trapsilo mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kebun bawang milik pamannya di Desa Kuta Batu Baru, Kecamatan Lawe Alas pada dini hari tadi, Rabu (9/6/2021).

“Jadi sekitar pukul 02.30 WIB, korban pergi ke gubuk di kebun bawang tersebut. Kemudian pada pukul 03.00 WIB, sejumlah masyarakat yang sedang duduk bermain internet di Warung Kopi Nila, tak berapa jauh dari lokasi kebun itu, mendengar suara teriakan,” katanya.

Ternyata, lanjut Budi, itu merupakan suara jeritan korban.

Warga yang berada di warkop langsung berlarian menuju lokasi itu.

Setibanya di tempat kejadian, masyarakat sudah melihat korban dalam keadaan bersimbah darah dengan tiga tusukan di tubuhnya. 

“Dua tusukan ada di bagian perut dan satu lagi di bagian punggung," kata dia.

Melihat kondisi korban yang sudah bersimbah darah, warga pun langsung membawa ia ke RSUD Sahudin Kutacane.

Lalu pukul 03.45 WIB, korban yang dirawat di ruang IGD rencananya akan dirujuk ke RS yang ada di Kota Medan. Tetapi sekitar pukul 05.15 WIB, nyawa korban tak tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Dugaan awal, kata dia, korban ditimkam oleh orang yang belum diketahui identitasnya. 

“Aksi penikaman yang dilakukan OTK ini diduga berkaitan dengan kasus pencurian. Sebab saat kejadian handphone milik korban informasinya ikut hilang,” jelasnya.

Saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan Polsek Lawe Alas dan Satreskrim Polres Aceh Tenggara.

Rubrik

Komentar

Loading...