Ditangkap di Bandara SIM, Dedi Mengaku Ingin Seludupkan 2 Kilogram Sabu ke Pekanbaru

Ditangkap di Bandara SIM, Dedi Mengaku Ingin Seludupkan 2 Kilogram Sabu ke Pekanbaru

BERITAKINI.CO | Dedi Ilham (31) asal Aceh Utara, mengaku ingin menyeludupkan sabu seberat 2 kilogram itu ke Pekanbaru. Sayangnya, upaya itu gagal karena dia lebih dulu ditangkap petugas Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, kemarin.

Baca: Subuh Tadi, Pria Aceh Utara Ini Seludupkan 2 KG Sabu Lewat Bandara SIM

Seperti dilansir detik.com, Waka Polresta Banda Aceh AKBP Armaini mengatakan, pelaku berperan sebagai kurir. Dia tergiur upah yang dijanjikan pemilik sabu berinisial DN. Sebelum berangkat ke Pekanbaru, Dedi sudah menerima uang panjar sebesar Rp 5 juta.

"Hasil interogasi, pelaku mengaku baru pertama membawa sabu. Bahkan katanya naik pesawat juga baru pertama. Profesi sehari-hari pelaku meracik kopi dengan penghasilan Rp 30 ribu perhari. Tapi karena tergiur uang besar ia bawa sabu," kata Armaini, Minggu (4/6/2017).

Berdasarkan pengakuannya kepada polisi, sabu tersebut dia terima dari bandar berinisial DN. Tas yang dibawa pelaku juga siapkan DN dan diterimanya di kawasan Lhokseumawe. Usai mendapatkan barang haram tersebut, pelaku berangkat menuju ke Banda Aceh dengan menggunakan bus.

Sesampai di kawasan Lambaro, Aceh Besar, Aceh sekitar pukul 04.00 WIB, ia turun dan kemudian naik becak menuju ke Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh. Pelaku langsung masuk ke bandara dan hendak melakukan chek in.

"Pelaku hendak melakukan perjalanan ke Pekanbaru dengan menggunakan pesawat Lion Air," jelasnya.

Saat ditangkap, petugas mengamankan barang bukti sabu dan uang tunai sebesar Rp 4 juta lebih. Tak lama berselang, ia diserahkan ke polisi dan selanjutnya diboyong ke Mapolresta Banda Aceh untuk menjalani pemeriksaan.

"Saat ini kita juga masih memburu DN yang merupakan pemilik barang," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...