Disdikbud Aceh Singkil Tunjuk SMPN 1 Singkil Jadi SPMI

Disdikbud Aceh Singkil Tunjuk SMPN 1 Singkil Jadi SPMI

BERITAKINI.CO, Singkil | Dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan baik Sekolah Dasar maupun Menengah Pertama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Singkil menunjuk Sekolah Menengah Pertama Negeri SMPN 1 Singkil, menjadi sekolah model Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

SPMI adalah program Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

LPMP memilih beberapa sekolah tingkat SD, SLTP dan SLTA untuk menjadi sekolah model pengembangan.

"Kami dipilih sebagai salah satu sekolah model karena SMPN 1 Singkil ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Singkil," kata Kepala SMPN1 Singkil, Miswar, Kamis (7/11/2019).

Selain SMPN 1 Singkil, terdapat SMP imbas yakni SMPN 2 Singkil, SMPN 3 Singkil, SMP Muhammadiyah, SMP Darul Hasanah, dan SMPN1 Kuala Baru.

“Dalam kegiatan ini jumlah peserta pelaksanaan SPMI dan sekolah imbas secara keseluruhan sebanyak 18 orang yang terdiri dari 10 orang dari sekolah induk, 5 imbas, 1 komite, 1 pengawas, 1 kepsek dan operator sekolah. Anggaran kegiatan SPMI bersumber dari anggaran LPMP Aceh 2019," katanya.

Seperti diketahui bahwa dasar pelaksanaan SPMI adalah UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, dan Permendikbud Nomor 28 Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Maksud dan tujuan kegiatan SPMI itu untuk menghasilkan kesamaan persepsi seluruh pemangku kepentingan tentang pelaksanaan SPMI di sekolah induk dan imbas,” katanya.

SPMI di sekolah harus dilakukan seluruh anggota sekolah yaitu kepala sekolah, guru, siswa dan staf sesuai tugasnya masing-masing.

Target capaian jangka panjangnya adalah sekolah model pilihan mampu melaksanakan siklus pemenuhan mutu pendidikan internal secara mandiri.[]

Rubrik

Komentar

Loading...