Disdikbud Aceh Singkil Pastikan Kepsek Disanksi Jika Tak Jalankan PJJ Secara Maksimal

Disdikbud Aceh Singkil Pastikan Kepsek Disanksi Jika Tak Jalankan PJJ Secara Maksimal

BERITAKINI.CO, Singkil | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Aceh Singkil tak henti-hentinya mengingatkan agar kepala sekolah memastikan proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berjalan maksimal.

"Kami himbau kepada seluruh kepala sekolah (kepsek) mohon tidak henti-hentinya membuka, mempelajari panduan PJJ pada SKB 4 Menteri agar bisa dilaksanakan benar-benar maksimal," Kata Khalilullah pada acara Webinar Memahami Covid-19 pada Anak, dalam rangka Mencegah Transmisi Lokal pada Lingkungan Sekolah di Kabupaten Aceh Singkil, Kamis, 15 Oktober 2020.

Khalilullah mengingatkan bahwa PJJ itu adalah tanggungjawab sekolah kepada anak didiknya. "Jangan kepala sekolah dan guru lari dari tanggungjawab," katanya.

"Bijaklah mempelajari pedoman dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dalam hal PJJ ini sehingga anak-anak didik tidak dirugikan."'

Khalilullah mengungkapkan bahwa materi yang dikeluarkan Kemendikbud sudah semakin diringkas. "Hanya materi-materi inti saja yang jadi prioritas, update pedoman PJJ yang diatur Kemendikbud selalu kami teruskan kepada kepsek. Coba pelajari itu," imbuhnya.

Disdikbud, kata Khalilullah, akan tetap melakukannya monitoring dan evaluasi terkait penerapan PJJ.

"Apabila kami menemukan ada sekolah atau ada laporan dari masyakarat bahwa PJJ tidak dilaksanakan secara maksimal akan diberi Sanksi," tegasnya.

Tak hanya itu, kata Khalilullah, apabila ditemukan sekolah melakukan belajar mengajar resmi (di sekolah) juga akan diberi sanksi karena memang belum diizinkan.

Khalilullah mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan sanksi kepada dua kepala sekolah yakni SMP dan SD.

"Kita harapkan tidak ada lagi sekolah yang di beri sanksi," katanya.

Webinar itu sendiri diikuti Kase Kesga dan Gizi Dinkes Aceh Singkil, NS Nurfita, kemudian dokter spesialis anak RSUD Aceh Singkil Deddy Eka FL, Perwakilan Unicef dr Natassya Phebe, dan puluhan kepsek Aceh Singkil.

Rubrik

Komentar

Loading...