Disdik Perintahkan Sekolah Bikin Kenduri Apam Massal di Pidie, Dewan: Bisa Berakibat Fatal

Disdik Perintahkan Sekolah Bikin Kenduri Apam Massal di Pidie, Dewan: Bisa Berakibat Fatal

BERITAKINI.CO, Sigli | Komisi V DPRK Pidie meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pidie agar dapat mengkaji kembali kegiatan kenduri apam massa di sekolah yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Februari 2021.

Sekretaris Komisi V DPRK Pidie, Abdullah Ali mengaku khawatir, jika kegiatan tersebut tidak dipersiapkan dengan matang dan tanpa koordinasi yang baik, bakal berakibat fatal bagi sekolah dan aktivitas belajar tatap muka.

Lihat juga: Disdik Pidie Perintahkan Sekolah-sekolah Gelar Kenduri Apam Massal

Apalagi kegiatan yang memicu kerumunan tersebut dilakukan di tengah pendemi Covid-19, sekolah perlu memperketat pengawasan protokol kesehatan seluruh sekolah.

"Saya pikir intansi terkait harus bertanggungjawab dan perlu mengevaluasi kembali," kata Abdullah Ali, Sabtu (20/2/2021).

Pihaknya sejauh ini juga belum mendapatkan penjelasan dari dinas terkait, mengenai pentingnya mengelar kenduri apam di sekolah, apalagi di sekolah setingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD).

Ia menilai, siswa setingat TK dan SD sepertinya belum mampu mencerna materi mengolah bahan baku apam, memasak hingga proses penyajian guna menjaga khasah budaya di bulan Ra'jab.

"Kalau menurut kami, kenduri apam itu bagus, karena untuk mengingat kembali tradisi kita orang Aceh khususnya di Kabupaten Pidie, akan tetapi yang menjadi pertanyaannya, kenapa dilakukan di sekolah-sekolah, apalagi di sekolah tingkat TK dan SD, apa yang bisa diambil manfaatnya oleh anak didik setingkat itu," terangnya.

Abdullah Ali juga mengingatkan pihak penyelenggara agar tidak membebankan biaya kepada murid atau wali murid untuk menyukseskan kenduri apam massal seperti yang diserukan kepala Disdikbud Kabupaten Pidie.

"Kami harap, kalau kegiatan itu tetap dilakukan, jangan sampai diminta biaya apapun kepada murid atau wali murid," tegasnya.

Rubrik

Komentar

Loading...