Dirjen Otda Sebut Pilkada Aceh 2024, Dahlan Jamaluddin: Itu Bukan Keputusan Politik!

Dirjen Otda Sebut Pilkada Aceh 2024, Dahlan Jamaluddin: Itu Bukan Keputusan Politik!

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin masih optimis Aceh menggelar pilkada serentak sesuai amanah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh atau UUPA yakni lima tahun sekali atau jatuh pada 2022.

Adapun surat Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada gubernur Aceh tertanggal 16 April 2021 lalu yang menyatakan pilkada Aceh diselenggarakan serentak secara nasional pada 2024, dinilai bukan lah sebuah keputusan politik final dari negara.

Lihat: Pilkada Aceh Diseragamkan dengan Agenda Nasional, Pakar Hukum Lihat Celah Ini

Keputusan politik negara adalah kebijakan politik pemerintah bersama-sama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Jadi masih ada peluang, dan sangat besar. Soal surat Dirjen Otda, sudah jelas itu bukan keputusan politik,” kata Dahlan Jamaluddin pada BERITAKINI.CO, Jumat malam, 23 April 2021.

DPRA, kata Dahlan, masih memiliki sederet agenda untuk mengadvokasi supaya pilkada serentak benar-benar bisa terselenggara sesuai UUPA.

Termasuk di antaranya dengan bertemu Presiden Jokowi. 

“Permintaan kita sudah masuk, lagi direncanakan waktunya,” kata Dahlan.

Lihat juga: Pemerintah Pusat Tegaskan Pilkada Aceh 2024

Sepanjang setahun terakhir, DPRA sebagai salah satu skakeholder di Aceh yang paling konsisten menampilkan effortnya mempertahankan amanah UUPA terkait pilkada. Hampir semua pertemuan koordinasi antar stakeholder sejak pertengahan 2020, digagas DPRA. 

Dahlan mengatakan tak terlalu ambil pusing kendati publik menilai bahwa harusnya Pemerintah Aceh lah yang proaktif berupaya merealisasikan pilkada sesuai amanah UUPA.

Rubrik
Sumber
Pertemuan Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin dengan Menkopolhukam Mahfud MD membahas soal Pilkada Aceh 2022, Selasa (20/4/2021) | Foto: Ist

Komentar

Loading...