Direktur CV Bireuen Vision Ditahan di Rutan Kajhu

Direktur CV Bireuen Vision Ditahan di Rutan Kajhu

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kejaksaan Negeri Lhokseumawe menahan Direktur CV Bireuen Vision Edi Saputra M Saleh, tersangka pengadaan lembu untuk 254 kelompok masyarakat dengan pagu anggaran senilai Rp 14 miliar lebih yang bersumber dari APBK Lhokseumawe tahun anggaran 2014.

Kejaksaan telah menerima pelimpahan berkas dan tersangka, dari penyidik Polres Lhokseumawe, Rabu (31/7/2019) yang berlangsung di Gedung Kejati Aceh, Banda Aceh.

Kejari Lhokseumawe Ali Akbar SH, MH mengatakan, Edi Saputra ditahan di Rutan Kajhu, Banda Aceh, sebelum pelimpahan untuk penuntutan ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh.

Seperti diketahui Edi Saputra merupakan salah satu rekanan pengadaan sapi pada Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Lhokseumawe. Negara diketahui merugi senilai Rp 80 juta dari kontrak pengadaan sapi yang dikerjakan CV Bireuen Vision.

Baca: Dugaan Korupsi Lembu Rp 8,1 Miliar, Jaksa Tahan Kadis DKPP Lhokseumawe

“Dan perkara ini merupakan satu rangkaian dengan terdakwa para pejabat di lingkungan Dinas peternakan dan Kelautan Kota Lhokseumawe dengan total kerugian Negara Rp 8 miliar lebih,” kata Ali Akbar.

Sementara tiga pejabat yang telah dijerat sebelumnya, telah divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor Banda Aceh

“Jadi ini merupakan lanjutan dalam perkara pengadaan sapi tersebut,” katanya.

Baca: Dugaan Korupsi Lembu Rp 8,1 Miliar, Setelah Kadis Cs, Polisi Bidik Rekanan DKPP Lhokeumawe

Selain Edi Saputra, kata Ali Akbar, pihak sedang berkoordinasi dengan penyidik Polres Lhokseumawe terkait sejumlah rekanan yang juga pelaksana dalam pengadaan sapi tersebut.

“Kit tunggu saja, mohon doa dan dukungnnya,” kata Ali Akbar.

Rubrik

Komentar

Loading...