Dilaporkan Cabuli Santri, Guru Pesantren di Aceh Utara Menyerahkan Diri ke Polisi

Dilaporkan Cabuli Santri, Guru Pesantren di Aceh Utara Menyerahkan Diri ke Polisi

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Petugas Sat Reskrim Polres Lhokseumawe mengamankan MZ (26) warga Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

MZ yang juga seorang guru salah satu pesantren itu ditangkap atas kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur. Korbannya adalah salah santri di pesantren yang berada di kawasan Dewantara tersebut.

Kapolres Lhokseumawe melalui Wakapolres Kompol Ahzan dalam konferensi pers mengungkapkan pelecehan itu terjadi di kamar santri di pasantren itu.

"Kedua korban ini adalah anak laki-laki, dan salah satu korban telah dilecehkan sudah lebih dari lima kali," ungkap Kompol Ahzan, Senin (20/1/2020).

Kasus ini, kata Ahzan, terungkap pada Kamis 16 Januari 2020.

Kedua korban dan 9 anak santri lainya kabur dari pasantren dan datang ke Polres Lhokseumawe untuk melaporkan kejadian ini kepada polisi.

"Jadi pagi-pagi sekali saat kami sedang apel di Mapolres mereka datang dan melaporkan kejadian itu, setelah kita periksa dan melakukan penyelidikan, ternyata oknum ustad tersebut menyerahkan diri ke Mapolsek dan diantar langsung oleh wakil pimpinan pasantren itu di hari yang sama setelah santri melapor ke polisi," ujarnya.

Saat ini tersangka telah diamankan guna penyelidikan lebih lanjut.

Rubrik

Komentar

Loading...