Dijual Rp 200 Jutaan, Toyota Raize Ditargetkan Laku 2.000-an Unit per Bulan

Dijual Rp 200 Jutaan, Toyota Raize Ditargetkan Laku 2.000-an Unit per Bulan
Toyota Raize Foto: Toyota Astra Motor

BERITAKINI.CO | PT Toyota Astra Motor (TAM) merilis Raize untuk bertarung di segmen SUV Compact, Jumat (30/4/2021). Toyota yakin kehadiran mobil berkapasitas 5-penumpang ini di Indonesia bisa mendulang kisah manisnya di Jepang.

Direktur Pemasaran PT TAM Anton Jimmi Suwandy mengatakan saban bulan, Toyota Raize ditargetkan bisa laku 2.000 unit.

"Berdasarkan dari perhitungan market dan segmen, jadi kira-kira di average 2.000 unit. Tentu saja ini tergantung banyak hal, mengenai market, kompetisi pasar," ujar Anton dalam konferensi pers virtual, Jumat (30/4/2021).

Sejatinya ada dua pilihan mesin untuk Toyota Raize, tapi yang dijual baru 1.000 cc turbo. Harganya pun di bawah Rp 300 juta. Di pasar Jepang, Raize menutup tahun 2020 dengan angka 120 ribu unit, membuat SUV compact ini berada di belakang Yaris sebagai mobil terlaris.

Anton memaparkan data penjualan membuktikan terdapat peningkatan yang signifikan pada segmen SUV di Indonesia, di mana selama tahun 2015 sampai 2020 pasar SUV Tanah Air tumbuh sekitar 11% dan di saat yang bersamaan di tahun 2020 kontribusi segmen SUV terhadap penjualan domestik Toyota tembus 25,9%, berarti setidaknya 1 dari 4 mobil Toyota di negeri ini adalah SUV.

"Di Indonesia pilihan di harga Rp 200-an atau Rp 300-an ke bawah sudah sangat banyak. Di Indonesia segmen 7-seater lebih besar dari 5-seater, saya rasa raize dengan volume 2.000 unit akan menjadi salah satu best seller di Indonesia," ungkap Anton.

Bicara performa di atas kertas, Toyota Raize 1.0 Turbo dibekali jantung 3 Cylinder Turbo, In-line, 12 Valve DOHC with VVT-i dengan kapasitas 998 cc. Dengan sokongan mesin tersebut, Toyota Raize 1.0 Turbo bisa memuntahkan tenaga sebesar 98 Ps di 6000 rpm dan torsi 14,3 Nm di 2.400 - 4.000 rpm.

Dia menyatakan tidak bisa menjamin bila nantinya Toyota Raize bakal inden, pun bisa mendapatkan relaksasi PPnBM nol persen yang berakhir pada bulan Mei nanti. Pasalnya, semua akan bergantung pada permintaan.

"Sulit ya, PPnBM aturan pemerintah, dan sudah diberikan waktu-waktunya. Jadi memang sama dengan produk yang lain yang mendapat benefit dari PPnBM bahwa di bulan Juni pada saat kita melakukan perubahan harga di bulan Juni itu terpaksa kita harus mengikuti aturan bahwa PPnBM pindah dari relaksasi 100 persen, hanya tinggal 50 persen. Jadi sama pada konsumen di bulan Februari saat SPK tidak ada relaksasi, tapi pada saat dia terjadi transaksi dan serah terima di bulan Maret dia juga mendapatkan relaksasi yang 100 persen, jadi kita mengikuti aturan pemerintah saja," kata Anton.

Bicara harga Toyota Raize dibanderol saat ini masih terdiskon relaksasi PPnBM nol persen, mulai Rp 219,9 juta untuk varian 1.0 Turbo G (M/T) sampai Rp 263,7 juta untuk tipe tertingginya yakni 1.0 Turbo GR Sport TSS.

Rubrik
Sumber
Detik.com

Komentar

Loading...