Dihajar 100 Kali Cambuk, Dua Pemuda Pelanggar Syariat di Pidie Merintih Kesakitan

Dihajar 100 Kali Cambuk, Dua Pemuda Pelanggar Syariat di Pidie Merintih Kesakitan

BERITAKINI.CO, Sigli | Dua pemuda di Kabupaten Pidie dieksekusi cambuk di depan umum karena terbukti melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tantang Hukum Jinayat.

MI (20) warga Kabupaten Aceh Besar, dan RR (19) warga Kebupaten Pidie masing-masing dicambuk 100 kali, karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan jarimah zina dengan anak di bawah umur.

Keduanya merupakan terpidana kasus pesta seks di doorsmeer di Pidie yang ditangkap warga beberapa waktu lalu.

Lihat: Indehoi di Bilik Doorsmeer, Sepasang Remaja Ditangkap Warga di Pidie

Mereka kemudian dieksekusi di halaman tengah kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie, Senin (22/3/2021).

Amatan BERITAKINI.CO, eksekusi cambuk sempat beberapa kali dihentikan karena terpina mengangkat tangan akibat kesakitan.

Salah satu terpidana bahkan sempat terjatuh saat proses eksekusi sedang berjalan, kemudian dipapah ke dalam ruangan untuk mendapatkan penanganan medis.

Hakim pengawas dari MS Sigli juga sempat beberapa kali menegur algojo, karena cambukan dinilai terlalu keras.

Kajari Pidie Gembong Pasetyo mengatakan, dalam kasus  'pesta seks di doorsmer' tersebut menjerat dua remaja dan empat anak-anak di bawah umur. Keenam terpidana telah mendapatkan vonis dari MS Sigli.

Dua terpidana dieksekusi cambuk, dua terpidana anak laki-laki dititip di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Banda Aceh, satu terpidana anak perempuan dititip di Lembaga Pelatihan Kerja Swasta dan satu terpidana lain dititip di pasantren kawasan Tangse.

"Terpidana anak divonis menjalani pembinaan bervariasi, mulai 7 bulan hingga 1,5 tahun," kata Gembong.

Rubrik

Komentar

Loading...