Diduga Lakukan Penggelapan Rp 108 Juta, Sekretaris MPU Aceh Tamiang Dilapor ke Polisi

Diduga Lakukan Penggelapan Rp 108 Juta, Sekretaris MPU Aceh Tamiang Dilapor ke Polisi
Ketua MPU Aceh Tamiang Ilyas Mustawa

BERITAKINI.CO, Kuala Simpang | Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Tamiang Ilyas Mustawa melaporkan MD, yang juga sekretaris MPU ke polisi.

MD diduga telah melakukan tindak pidana penipuan atau penggelapan. Dia diduga telah memotong honor 24 pengurus MPU Aceh Tamiang, tanpa ada melakukan musyawarah terlebih dahulu.

Ilyas Mustawa mengatakan, pemotongan itu dilakukan sejak Januari 2019, masing-masing sebesar Rp 500 ribu per bulan atau total sebesar Rp 108 juta.

MD melakukan itu dengan dalih untuk mendaftarkan ke 24 pengurus MPU sebagai peserta BPJS Kesehatan Mandiri dan juga untuk membayar iuran setiap bulannya.

Belakangan diketahui, ternyata MD tidak pernah mendaftarkan ke 24 anggota MPU tersebut ke BPJS, setelah ketua MPU melakukan konfirmasi langsung ke kantor BPJS Cabang Aceh Tamiang.

"MD sudah kita laporkan ke pihak kepolisian. Kita tidak mau lembaga sakral ini ternoda oleh hal hal yang buruk,” katanya.

Kepala Kantor BPJS Aceh Tamiang Sri Mahfuzi, melalui staf penagihan keuangan, Cecep Syaifullah kepada BERITAKINI.CO mengatakan, MD sampai saat ini tidak pernah mendaftarkan ke 24 anggota MPU Aceh Tamiang tersebut sebagai peserta BPJS Kesehatan mandiri.

"Sempat pernah datang sekretaris MPU ke sini beberapa bulan yang lalu, tapi hanya sekedar bertanya terkait cara pendaftaran,” katanya.

Dia juga mengakui bahwa terkait masalah yang terjadi di MPU ada mencatut nama lembaga BPJS Kesehatan.

"Saya juga ada dengar, sudah kami melaporkan hal itu ke pimpinan," ungkap Cecep. | ZULFITRA

Rubrik

Komentar

Loading...