Diduga Korupsi Anggaran Desa Rp 524 Juta, Bekas Geuchik di Aceh Utara Dijebloskan ke Penjara

Diduga Korupsi Anggaran Desa Rp 524 Juta, Bekas Geuchik di Aceh Utara Dijebloskan ke Penjara

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kejaksaan Negeri Aceh Utara menahan SA (52), mantan Geuchik Meunasah Mee, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara.

Dia merupakan tersangka korupsi anggaran desa tahun 2017-2018.

SA langsung ditahan usai penyerahan tahap II dari penyidik Polres Lhokseumawe, Selasa (23/2/2021).

“Kejaksaan Negeri Aceh Utara sudah menerima tersangka dari Polres Lhokseumawe, tersangka dan barang buktinya diterima siang tadi," kata Kasi Penkum Kejati Aceh Munawal.

Munawal menambahkan, SA diduga melakukan korupsi dana desa dengan nilai kerugian mencapai Rp 524 juta lebih.

"Uang tersebut digunakan untuk keperluan pribadinya," katanya.

Modus tersangka, lanjut Munawal, dengan cara mencairkan anggaran dari bendahara desa sebanyak lima kali untuk membiayai beberapa kegiatan.

Namun setelah dana tersebut dicairkan, sejumlah kegiatan itu tidak dilaksanakan alias fiktif.

Adapun paket kegiatan yang tidak dilaksanakan yaitu penyediaan makanan sehat untuk peningkatan gizi bagi balita dan anak sekolah, honorarium tim penyusun Rancangan Program/Kegiatan Pembangunan Gampong, Bimbingan Teknis bagi Aparatur Gampong, serta Penyertaan Modal Gampong.

SA disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...