Diduga Endapkan Buku Sosialisasi 4 Pilar di Kantor Kadin Aceh, DPP Golkar Diminta Tindak Tegas Firmandez

Diduga Endapkan Buku Sosialisasi 4 Pilar di Kantor Kadin Aceh, DPP Golkar Diminta Tindak Tegas Firmandez
Tumpukan buku sosialisasi 4 pilar yang ditemukan di kantor Kadin Aceh | Foto: Ist

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Pengurus Kadin Aceh Muhammad Mada meminta DPP Golkar untuk menindak tegas anggota DPR-nya Firmandez yang diduga menumpuk buku sosialisasi 4 Pilar MPR RI di sekretariat organisasi pengusaha itu.

"Kami keberatan kantor Kadin dijadikan gudang," kata Muhammad Mada pada BERITAKINI.CO, Minggu (30/9/2018).

Baca: Tak Dibagikan, Firmandez Diduga Tumpuk Buku Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Kantor Kadin Aceh

Muhammad Mada mengungkapkan, terdapat puluhan dus, masing-masing per dus berisi ratusan buku, yang ditemukan setelah mereka berhasil mengambil alih kantor Kadin Aceh dari tangan Firmandes Cs, yang merupakan Ketua Kadin Aceh periode 2013-2018.

Menurut Muhammad Mada, buku-buku itu merupakan pengadaan dari pemerintah pusat untuk dibagikan kepada masyarakat.

"Tapi bukan dibagikan, malah ditumpuk di kantor Kadin, berapa banyak kerugian negara akibat prilaku ketua Kadin ini," katanya.

Itulah sebabnya, kata Muhammad Mada, mereka meminta DPP Golkar untuk menindak tegas Firmandez, yang merupakan anggota DPR RI Fraksi Golkar itu.

"Ini sudah melecehkan institusi Kadin dan institusi negara," katanya.

Pengurus Kadin Aceh lainnya, Iqbal mengatakan, tumpukan buku yang ditemukan di Kantor Kadin Aceh ini sekaligus menandakan bahwa Firmandez selaku anggota DPR RI tidak menjalankan kegiatan sosialisasi 4 Pilar. 

"Patut kita duga kegiatan itu tidak dijalankan, padahal ada pembiayaan dari negara yang disalurkan untuk kegiatan tersebut, disamping pengadaan buku yang juga menyedot uang negara," kata Iqbal.

Karena itu, kata Iqbal, pihaknya berencana untuk melaporkan Firmandez ke polisi, juga ke KPK.

"Ini ada indikasi korupsinya. Kami duga uang sudah diamprah, tapi kegiatan tidak dijalankan," katanya.

Iqbal juga meminta majelis etik Golkar untuk memeriksa Firmandez karena tindakannya tersebut terindikasi tidak sesuai denga aturan kode etik partai.

BERITAKINI.CO belum berhasil mengonfirmasi hal itu pada Firmandez. Dihubungi berulang-ulang ke nomor selulernya, Firmandez tak menjawab.

Rubrik

Komentar

Loading...