Diduga Asal Jadi, Penerima Manfaat Protes Pembangunan Rumah Bantuan Baitul Mal Aceh Jaya

Diduga Asal Jadi, Penerima Manfaat Protes Pembangunan Rumah Bantuan Baitul Mal Aceh Jaya

BERITAKINI.CO, Calang | Pembangunan rumah layak huni bantuan Baitul Mal Aceh Jaya di Gampong Alue Krueng, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, diprotes oleh penerima manfaat.

Rumah bantuan yang diperuntukkan kepada keluarga kurang mampu tersebut diduga berkualitas buruk dan banyak yang tidak sesuai spesifikasi.

“Banyak bagian bangunan yang tidak sesuai dan terkesan dibangun asal jadi,” ujar salah satu penerima bantuan, Kamaruzzaman, warga Alue Krueng, Selasa (9/10/2018).

Kata dia, warga banyak menemukan kejanggalan dalam pembangunan rumah bantuan tersebut. Dimana, besi tiang yang dipasang oleh pekerja hanya berjumlah tiga batang.

“Di rumah bantuan lain biasa ada empat batang, tapi di rumah saya cuma ada tiga batang. Pondasi juga tidak bisa kita lihat banyak yang bengkok dan tidak rapi,” sebutnya.

Kamaruzzaman mengaku pernah menanyakan kepada pihak pengawas dari Baitul Mal. Menurut pengawas, pembangunan sudah sesuai dengan bestek.

“Pengawas menyampaikan sudah seperti itu dalam gambar, namun saya masih ragu. Saya berharap rumah bantuan Baitul Mal dibangun dengan sempurna dan tidak asal jadi,” harapnya.

Informasi diterima BERITAKINI.CO, pada 2018 Baitul Mal Aceh Jaya membangun 45 unit rumah bantuan tipe 36 di beberapa kecamatan, dengan anggaran Rp 75 juta per unit.

Sementara pengawas lapangan pembangunan Nazari kepada BERITAKINI.CO membenarkan terdapat kesalahan.

Menurutnya, kesalahan itu dibuat oleh pekerja tanpa sepengetahuan pengawas.

"Tukang yang memasang sendiri tanpa sepengetahuan saya. Saat ini sudah satu minggu tidak dikerjakan karena menunggu tukang yang baru," kata Nazari.

Kata dia, pihaknya segera memperbaiki bangunan yang tidak sesuai bestek dengan cara merobohkan.

"Akan segera kita perbaiki sesuai dengan RAB yang ada, dan akan kita tambah lagi besinya. Ke depan jika ada kekeliruan silahkan melapor langsung kepada kami Baitul Mal, bukan kepada aparatur desa," kata Nazari. | ARIF HIDAYAT

Komentar

Loading...