Dicueki Gebetan, Kru Lion Air Kirim Foto Alat Vital

Dicueki Gebetan, Kru Lion Air Kirim Foto Alat Vital

BERITAKINI.CO | Kru Lion Air Melky Toding Lembang mencoreng citra tempatnya bekerja karena mengirim foto alat vitalnya kepada wanita bernama Nabilla (bukan nama sebenarnya).

Selain itu, dia juga mengirim video saat melakukan ona*i melalui direct message di Instagram.

Nabilla tentu saja risih. Dia lantas me- screenshot kiriman dari Melky dan meneruskannya ke sejumlah admin Instagram.

Dia ingin membuat Melky jera agar tidak mengulangi perbuatannya kepada wanita lain.

Dalam foto itu terlihat Melky mengenakan seragam kru Lion Air lengkap dengan kartu pengenal karyawan dan rompi kerja.

Melky juga mengacungkan tiga jarinya. Namun, celananya sengaja diturunkan sehingga alat vitalnya terlihat.

Menurut Nabilla, awalnya Melky mengajaknya berkenalan. Namun, Nabilla tidak menanggapi permintaan Melky.

Nabilla menduga Melky kecewa sehingga nekat melakukan perbuatan memalukan itu.

Humas Angkasa Pura I Andanina Megasari mengaku sudah menegur Lior Air. Kini pihaknya menyerahkan kasus itu kepada Lion Air.

“Kami minta Lion untuk memberikan sanksi. Kami beda institusi. Biar mereka yang menyelesaikan,” kata Andanina, Kamis (1/11/2018).

Di sisi lain, manajemen Lion Air cabang Balikpapan enggan buka suara.

“Saya belum monitor,” tutur Koordinator Pack Handling Lion Air Cabang Balikpapan Rahimsyah.

Tindakan konyol kru Lion Air Melky bisa membuatnya menghuni penjara.

Melky bisa dijerat Undang-Undang (UU) Informasi Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 11 Tahun 20018 pasal 27 ayat satu.

“Hukuman penjara enam tahun dan denda Rp 1 miliar,” kata Kasat Reskrim Polres Balikpapan AKP Makhfud Hidayat, Sabtu (3/11/2018).

Dia menambahkan, Melky juga bisa dijerat Undang-Undang Pornografi pasal 4 ayat 1 UU Nomor 44 Tahun 2008.

“Ancamannya pidana paling singkat empat tahun penjara, paling lama enam tahun,” tutur Makhfud.

Makhfud mengimbau seluruh masyarakat, termasuk Nabilla, segera melapor kepada pihaknya sebagai dasar aduan untuk menindaklanjuti hal itu.

Sebab, berdasarkan informasi yang dihimpun, permasalahan itu telah diserahkan kepada Angkasa Pura I.

Angkasa Pura I sendiri telah menegur Lion Air dan menyerahkan proses selanjutnya kepada manajemen maskapai berlogo singa merah itu.

“Laporkan aja. Itu, kan, sebagai delik aduan. Bisa kena itu,” kata Makhfud.

Rubrik
Sumber
JPNN.COM

Komentar

Loading...