Dicoret dari Peserta Pilkada Abdya, Said Syamsul Merasa Masih Calon yang Sah

Dicoret dari Peserta Pilkada Abdya, Said Syamsul Merasa Masih Calon yang Sah

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Bekas Calon Bupati Abdya Said Syamsul Bahri mengatakan tengah mempelajari keputusan KPU RI yang membatalkan pencalonnanya dari Pilkada Abdya.

“Kami sedang mempelajari posisi hukum kami sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang undangan. Kami menilai bahwa secara hukum serta administrasi hingga saat ini kami masih berstatus sebagai pasangan calon yang sah,” kata Said Syamsul dalam keterangan tertulisnya yang diterima BERITAKINI.CO, Minggu (22/1/2017).

Baca: Pasangan Said Syamsul-M Nafis Dicoret dari Perserta Pilkada

Said mengatakan, membaca Putusan DKPP Nomor 2/DKPP-PKE-VI/2017, dia menilai DKPP telah keliru menilai pengaduan para pengadu (YARA Abdya) dan bahkan melampaui batas kewenangannya (out of authority).

“Putusan DKPP tersebut sangatlah kontroversial dan menimbulkan berbagai tanda tanya publik. Hal itu disebabkan karena DKPP memberikan sebuah putusan yang tidak hanya memutus pengaduan pelanggaran kode etik namun sudah menyentuh ranah teknis penyelenggaraan tahapan pemilu,” katanya.

Baca: Loloskan Said Syamsul, DKPP Berhentikan Komisioner KIP Abdya

Padahal UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu memberikan batasan kepada DKPP yang hanya memiliki tugas utama menjaga kode etik penyelenggara pemilu.

“DKPP hanya berwenang memberikan sanksi kepada penyelenggara pemilu yang terbukti melanggar kode etik sebagai bentuk putusannya terdiri atas teguran tertulis, pemberhentian sementara dan pemberhentian tetap,” kata Said,

Dengan demikian, kata Said, berdasarkan aturan peraturan perundang undangan, tidak ada kewenangan dari DKPP untuk mencampuri tahapan pilkada, terutama proses pencalonan.

Terkait dengan pernyataan dari KIP Aceh (mencoret Said-Nafis), Said mengatakan akan menempuh langkah hukum.

“Tim kami sedang mempelajari dan mempersiapkan langkah hukum tersebut. Kami menilai bahwa hukum di negeri ini masih tegak dan dapat dipercaya,” katanya.(*)

Rubrik

Komentar

Loading...