Diberhentikan Muzakir Manaf, Begini Reaksi Muharuddin

Diberhentikan Muzakir Manaf, Begini Reaksi Muharuddin

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Nama Sekretaris Komisi II DPRA Sulaiman diusulkan oleh Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA) untuk menggantikan posisi Muharuddin sebagai ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

Usulan itu tertuang dalam surat bernomor 0063/DPA PA/x/2018 yang ditanda tangani langsung Ketua Umum PA Muzakir Manaf dan Sekjen Kamaruddin Abubakar tertanggal 2 Oktober 2018.

Dalam surat tersebut, DPA PA meminta DPRA untuk segera melaksanakan dan memproses penggantian jabatan ketua DPRA sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku.

Muharuddin menanggapi santai usulan petinggi Partai Aceh itu.

Muhar mengaku menghargai dan akan patuh dengan putusan DPA Partai Aceh yang telah mengantarnya ke kursi dewan.

“Saya tidak kaget, saya patuh dan menghormati keputusan partai,” kata Muharuddin kepada BERITAKINI.CO, Senin (29/10/2018).

Muharuddin mengaku tidak mengetahui alasan dirinya diganti dari posisi ketua DPRA.

“Saya bingung juga menjawabnya, pimpinan partai tentu bisa menjawab kenapa saya diganti,” kata Muhar.

Kata Muhar, Ia mengetahui dirinya diusulkan untuk diganti setelah menerima surat dari DPA PA yang ditujukan kepada ketua DPRA dan pesan WhatApp dari Muzakir Manaf.

“Saya tidak dipanggil sebelumnya oleh Mualem, tahu-tahu sudah masuk surat dan WA Mualem. Katanya beliau baru saja menandatangani surat pergantian saya dengan Sulaiman,” kata Muharuddin.

Muharuddin mengaku telah lama ingin posisinya diganti oleh orang lain. Ia bahkan jauh hari telah siap untuk menjadi anggota biasa.

“Karena ini pergantian pimpinan, akan dibawa terlebih dahulu ke Banmus untuk dijadwalkan sidang paripurna. Hasil sidang paripurna akan diserahkan kepada KIP, gubernur Aceh dan diteruskan kepada Kemendagri. Mudah-mudahan Mendagri menyetujuinya. Jika nanti sudah turun surat keputusan Mendagri, saya siap menjadi anggota biasa,” kata Tgk Muharuddin.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...