Dibangun BRR, Kondisi Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Sinabang Kini Cukup Memprihatinkan

Dibangun BRR, Kondisi Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Sinabang Kini Cukup Memprihatinkan

BERITAKINI.CO, Sinabang | Panti Asuhan Putra Muhammadiyah di Desa Amiria Bahagia, Kecamatan Simeulue Timur, benar-benar dalam kondisi memprihatinkan.

Panti yang dibangun Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) pada 2007 lalu itu, kini mengalami kerusakan di sana sini.

“Atapnya banyak sudah yang bocor. Jika hujan, air masuk dan menggenangi seluruh ruangan, mulai dari ruang belajar, dapur, hingga kamar tidur para santri,” kata Gadisam (53), pengasuh anak-anak panti asuhan saat ditanyai BERITAKINI.CO, Rabu (21/8/2019).

Kondisi itu kerap membuat para anak asuh di sana harus begadang tengah malam. Mereka tergopoh-gopoh menyelamatkan barang-barangnya agar tak terkena air hujan.

Dilanjutkan dengan menguras dan mengepel lantai yang terendam air yang masuk dari atap. Aktivitas itu sudah dilakoni mereka sejak 2013 lalu.

"Jadi memang sudah lama kondisinya seperti ini, sejak saya mulai bekerja pada 2013,” kata Gadisam.

Meski sudah berbilang tahun, Gadisam mengaku sama sekali belum ada upaya dari pihak manapun untuk memperbaiki bangunan tersebut.

"Kita berharap ada yang mau memperbaiki panti asuhan ini. Sayang sama anak-anak," katanya lirih.

Gadisam mengungkapkan bahwa panti itu dihuni 20 orang, di mana 18 di antaranya adalah anak-anak yatim.

Ketua Yayasan Panti Asuhan tersebut, Darlim saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah berupaya untuk mencari solusi perbaikan panti asuhan itu, baik ke provinsi maupun pemerintah daerah.

"Kemarin kita sudah upaya ke provinsi, tapi belum ada jawaban. Ke pemerintah daerah sudah kita usahakan juga. Insa Allah dalam tahun ini kata bupati anggarkan," kata Darlim.

Kata Darlim, saat ini yayasan tidak cukup anggaran untuk memperbaiki bangunan tesebut.

Ia berharap, baik pemerintah provinsi maupun daerah akan memperhatikan yayasan dan mengabulkan permohonan mereka untuk merenovasi panti.

Sementara itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah, Maula, mengatakan untuk rehab berat anggarannya sudah dialokasikan pemerintah daerah.

"Tahun 2020 Insya Allah rehap berat sudah dialokasikan dan bupati sudah sampaikan saat saya silaturrahim ke rumah beliau beberapa waktu lalu,” kata Maulana.

Sedangkan untuk kebocoran, pihaknya akan segera memperbaikinya.

 “Yang bocor, sore ini akan di perbaiki,”katanya.| EDI

Rubrik
Pemprov Aceh

Komentar

Loading...