Terungkap dalam Rekonstruksi

Dibakar Api Cemburu, Nyawa Istri Siri Melayang di Tangan Istri Pertama

Dibakar Api Cemburu, Nyawa Istri Siri Melayang di Tangan Istri Pertama

BERITAKINI.CO, Langsa | Dikarenakan terbakar api cemburu, NH (31) warga Dusun Teumarom, Gampong Lhok Meuru, Kecamatan Darul Ihsan, Aceh Timur, tega menghabisi nyawa KH (54) istri siri suaminya berinisial MS (38).

Hal ini terungkap dalam rekonstruksi kasus pembunuhan KH warga Bayeun, Kecamatan Rantau Slamat, yang terjadi di Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur, Kamis kemarin (24/01/2019). Kasus itu tejadian pada hari Selasa (5/12/2018) sekira pukul 13.00 WIB.

Kapolsek Sungai Raya, Polres Langsa Ipda Arga A Siregar, STK menjelaskan, korban KH yang berprofesi sebagai PNS meninggal dunia lantaran terjatuh dari sepeda motor karena ditarik oleh pelaku NH.

“Tersangka cemburu melihat suaminya membonceng istri mudanya,” kata Arga, Jumat (25/1/2019).

Sebelum kejadian, kata Arga, pelaku membuntuti suaminya yang berboncengan dengan korban saat dalam perjalanan dari Peureulak Timur menuju arah Sungai Raya.

Saat tiba di lokasi kejadian, pelaku menarik baju korban dari belakakang sehingga korban jatuh dan terpental di jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di Gampong Geulumpang Payong.

“Saat terjatuh, korban dipukuli oleh pelaku dengan menggunakan sandal yang ia kenakan, dari situ korban tidak berdaya dan terbaring sehingga korban dilarikan ke Puskesmas Sungai Raya,” kata Kapolsek.

Karena korban mengalami luka parah, kemudian dirujuk ke rumah sakit Peureulak.

“Setibanya di rumah sakit Peureulak korban tidak sadarkan diri dan korban meninggal dunia,” kata Arga.

Dalam rekonstruksi yang berlangsung di Mapolsek Sungai Raya, pelaku menceritakan dan memperagakan beberapa adegan pada saat menghabisi korban.

Rekonstruksi itu disaksikan oleh Kapolsek Sungai Raya Ipda Arga Siregar STK, Kanit Identifikasi Bripka Wira Kusuma, Jaksa Penuntut Umum Cherry Arida. SH dan penasehat hukum tersangka Islahuddin. SH serta masyarakat setempat.

Rubrik

Komentar

Loading...