Di-PAW, 4 Anggota DPRK Pidie Fraksi PA Melawan

Di-PAW, 4 Anggota DPRK Pidie Fraksi PA Melawan
Iskandar (kanan), salah seorang anggota DPRK Pidie yang di-PAW Partai Aceh, bersama Kuasa Hukumnya Muharamsyah | BERITAKINI.CO/Firman

BERITAKINI.CO, Sigli | Empat anggota Fraksi Partai Aceh (PA) di DPRK Pidie melawan keputusan partainya yang mengganti mereka dari kursi wakil rakyat. Mereka menggugat keputusan tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Sigli.

Baca: Partai Aceh Ganti 4 Anggotanya di DPRK Pidie

Keempat anggota DPRK itu masing-masing, Rosmini, Munahasyah, Iskandar dan Abdullah. Mereka menunjuk Muharamsyah sebagai kuasa hukumnya.

Sementara Muharamsyah mengatakan telah mendaftarkan gugatan tersebut pada 9 Oktober 2017 lalu.

Muharam menilai, Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA) dan DPW PA Pidie sudah melakukan tindakan melawan hukum, karena dalam proses PAW tersebut tidak berdasarkan kesalahan.

Selain itu, berkas PAW tersebut juga tidak dibarengi dengan pengantar berita acara dari Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRK Pidie, jika memang kiennya melanggar etik dewan.

"Jadi SK PAW klien kami tidak berdasarkan kesalahan dan keputusan ini sangat merugikan keempat anggota dewan yang di PAW tersebut," katanya, Rabu (11/10/2017).

Biasanya, setiap proses PAW anggota legislatif dilakukan karena yang bersangkutan melanggar mekanisme, baik lembaga dewan dan pelanggaran ketentuan hukum. “Tidak dibolehkan PAW dilakukan berdasarkan kemauan partai,” katanya.

Muharram menambahkan, sejauh ini PA belum melakukan musyawarah dengan memanggil kliennya, tidak pula dikeluarkan surat peringatan (SP) sebelum proses PAW dilayangkan ke dewan.

"Dipanggil tidak pernah untuk dilakukan musyawarah, SP tidak ada, tau-tau sudah ada SK PAW diterima keempat anggota dewan tersebut," katanya.

Partai Aceh, kata Muharamsyah, adalah sebuah organisasi, jadi semua keputusan harusnya dijalankan berdasarkan mekanisme yang berlaku.

"Partai itu organisasi, semua ada mekanisme yang harus dijalankan, jadi setiap keputusan tidak berdasarkan suka dan tidak suka," ujarnya.

Komentar

Loading...