Di Hadapan Nova, Dahlan Rincikan Jumlah Orang Miskin dan Pengangguran di Aceh

Di Hadapan Nova, Dahlan Rincikan Jumlah Orang Miskin dan Pengangguran di Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin merincikan angka penduduk miskin di Aceh yang masih sangat tinggi.

Dia pun menekankan agar Pemerintah Aceh dapat memaksimalkan APBA 2021 senilai Rp 16 triliun lebih untuk mengatasi problem yang masih membelit masyarakat tersebut.

"Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Aceh masih lebih rendah dari rata-rata IPM nasional. Laporan BPS tahun 2020, kesenjangan pembangunan manusia antar kabupaten/kota masih tinggi di Aceh," kata Dahlan Jamaluddin saat menyampaikan pidato pembuka rapat paripurna DPRA dengan agenda Penyampaian Laporan Badan Anggaran terhadap Rancangan APBA 2021, Jumat (27/11/2020). Paripurna ini juga dihadiri Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

"Jumlah penduduk miskin masih sangat tinggi di Aceh. Hingga saat ini jumlah penduduk miskin di Aceh mencapai 815 ribu orang 14,99 persen."

Angka itu, kata Dahlan, meningkat dibanding tahun lalu yang berjumlah 810 ribu orang.

"Aceh masih jauh tertinggal dibanding angka kemiskinan rata-rata nasional yang hanya 9,8 persen," katanya lagi.

BPS, kata Dahlan, juga mencatat angka pengangguran di Aceh mencapai 167 ribu orang atau 6,59 dari jumlah anggkatan kerja.

"Aceh berapa pada posisi nomor dua terendah di Sumatera untuk urusan angka kemiskinan dan pengangguran ini," katanya.

Itulah sebabnya, kata Dahlan, APBA 2021 harus menjawab persoalan-persoalan yang dialami masyarakat tersebut.

"APBA Rp 16 triliun harus betul-betul dilaksanakan dengan benar," katanya.

Rubrik
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...