Dewan Panggil Distangan Pidie Pertanyakan Soal Pupuk Langka, Ini Jawabannya

Dewan Panggil Distangan Pidie Pertanyakan Soal Pupuk Langka, Ini Jawabannya

BERITAKINI.CO,  Sigli | Komisi B DPRK Pidie memanggil Dinas Pertanian dan Pangan (Distangan) untuk mempertanyakan ihwal kelangkaan pupuk di kabupaten itu.

Ketua Komisi B DPRK Pidie Anwar Husen kepada BERITAKINI.CO, Jumat (27/10/2017) mengatakan, banyak petani yang mengeluh dan mempertanyakan keberadaan pupuk NPK yang kerap langka saat musim tanam tiba.

Bahkan pengakun petani, jangankan bupuk bersubsidi, pupuk non subsidi juga sulit diperoleh di pasaran.

"Distangan Pidie menyebutkan, kelangkaan itu dipicu oleh pembatasan kuota pupuk bersubsidi ke Pidie," ujar Anwar.

Saat rapat koordinasi tersebut, kata Anwar, Distangan menjelaskan bahwa kebutuhan pupuk NPK di Kabupaten Pidie sebanyak 9.500 ton per sekali musim tanam dengan luas areal persawahan sekitar 29.000 hektar.

Sedangkan pupuk NPK subsidi yang dijatahkan Distangan Aceh hanya sekitar 4.500 ton untuk tahun 2018, artinya Pidie masih kekurangan sekitar 5.000 ton pupuk saat musim 2018.

"Pupuk NPK 4.500 ton jatah tahun 2018 belum bisa digunakan, karena masih menggunakan kuota 2017 yang tersisa 133 ton lagi," sambung Anwar.

Kemudian, masalah lainnya ada sebagian kecamatan para petani melakukan dua kali musim tanam setiap tahunnya,  sedangkan pupuk yang dijatahkan hanya untuk sekali tanam, kuata itu pun tidak cukup untuk sekali tanam.

"Kami sudah sepakat dengan Distangan Pidie dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi dengan Distangan Aceh, agar bisa terakomodasi permasalahan pupuk di Pidie," katanya.(*)

Rubrik

Komentar

Loading...