Dewan Kritisi Kebijakan Pembangunan yang Hanya Terfokus di Dua Kecamatan di Aceh Singkil

Dewan Kritisi Kebijakan Pembangunan yang Hanya Terfokus di Dua Kecamatan di Aceh Singkil

BERITAKINI.CO, Singkil | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, Mairaya mengkritisi kebijakan pembangunan infrastruktur jalan yang dinilainya masih kurang berkeadilan.

Menurutnya, hampir setengah belanja modal infrastruktur seperti pembangunan dan pelebaran jalan hanya terfokus pada Kecamatan Singkil dan Gunung Meriah.

"Kami berharap kue pembangunan tidak hanya terfokus di daerah tertentu saja," kata Mairaya saat membacakan pandangan umumnya terhadap Rancangan Qanun Perubahan APBK Tahun 2020, dalam rapat paripurna, Kamis (24/9/2020).

Dia melanjutkan, Aceh Singkil bukan hanya meliputi Kecamatan Singkil dan Gunung Meriah.

Kabupaten itu memiliki 9 kecamatan lainnya yakni Simpang Kanan, Suro, Danau Paris, Singkohor, Kota Baharu, Singkil Utara, Pulau Banyak, Pulau Banyak Barat, dan Kuala Baru.

“Untuk itu perlu pembangunan jalan yang merata sehingga kecamatan itu bisa berpacu dengan kecamatan yang telah berkembang,” katanya.

Mairaya mencontohkan jalan di Desa Lipat Lajang, desa tua yang menjadi pusat Kecamatan Simpang Kanan dan telah melahirkan Kecamatan Gunung Meriah, Danau Paris, dan Suro, setelah Aceh Singkil mekar dari Aceh Selatan.

“Perlu diketahui pak Bupati, jalan Lipat Kajang yang menghubungkan dengan Desa Tanjung Mas cukup memprihatinkan. Pembangunan jalan itu sejak tahun 2008 hingga saat ini belum ada perbaikan dan telah mengalaminya kerusakan,” katanya.

"Mungkin pak bupati pernah melintas jalan tersebut saat kunjungan kerja ke Desa Tanjung Mas, pasti melihat jalannya semakin sempit, jangankan roda empat, roda dua saja terkadang kita harus curi jalan untuk dapat melintas.”

Menurut dia, sejak kepemimpinan Dulmusrid-Sazali (Dulsaza), jalan di Desa Lipat Kajang memang belum pernah mengalami peningkatan.

"Saat ini Pemerintah Dulsaza sudah masuk tahun ke tiga, tapi pembangunan belum dirasakan di sana," katanya.

Mairaya pun menyarankan beberapa ruas jalan di luar Kecamatan Singkil dan Bener Meriah yang perlu segera dibangun.

“Di Kecamatan Singkil Utara yakni jalan menuju Kampus STIP Yashafa. Kemudian jalan menuju kantor Cabang Dinas Pendidikan Subulussalam Aceh Singkil yang tersambung dengan kampus STIP dan jalan lingkar menuju Pantai Cemara Indah Gosong Telaga,” katanya.

Politisi PKPI itu bahkan mengultimatum bupati dengan nada tinggi.

"Saya ingatkan kepada saudara bupati jangan sampai jalan ini dilewatkan pada tahun 2021," katanya disambut dengan tepuk tangan para hadirin.

Rubrik

Komentar

Loading...