Dewan: Gugus Tugas Pidie Agresif di Awal, Saat Kasus Meningkat Malah Melempem

Dewan: Gugus Tugas Pidie Agresif di Awal, Saat Kasus Meningkat Malah Melempem

BERITAKINI.CO, Sigli | Wakil rakyat di DPRK Pidie mendukung keputusan penghentian sementara aktivitas belajar mengajar tatap muka di semua jenjang sekolah di kabupaten itu.

Hal itu dianggap sebagai bentuk sikap sigap Gugus Tugas Percepataan Penanganan Covid-19 Pidie untuk menangkal penyebaran Covid-19 di daerah itu.

“Jika kita lihat tren kasus Covid-19 di Pidie, saya rasa sudah cocok dihentikan dulu aktivitas belajar tatap muka di sekolah,” kata Sekretaris Komisi V DPRK Pidie, Muhammad, Sabtu (5/9/2020).

Cuma, sambung Muhammad, sikap tersebut dianggap masih setengah hati lantaran hanya menyasar sektor pendidikan, sementara tempat-tempat wisata, kedai kopi, pasar dan sejumlah tempat keramaian lain masih dibiarkan tanpa mengindahan protokol kesehatan.

“Jika itu sikap pencegahan penyebaran virus, jangan sekolah saja yang disorot. Sejumlah tempat keramaian juga disorot, karena sangat beresiko terhadap penularan,” ujarnya.

Ia juga menyorot fenomena merosotnya kinerja tim gugus mensosialisasi pencegahan virus Corona di tangah-tengah masyarakat, padahal intensitas penyebaran semakin tinggi di Kabupaten Pidie.

Sangat berbeda saat awal-awal tim gugus terbentuk dan belum banyak kasus penularan di Aceh.

"Tim terlihat sangat agresif melakukan sosialisasi, membagikan masker, patroli, penyemrotan desinfektan dan sejumlah kegiatan pencegahan lainnya," kata Muhammad.

“Harusnya saat ini sudah mulai dilakukan penertiban yang lebih intens lagi. Maaf kita bilang, di saat belum ada kasus, sangat baik kita jaga, tapi saat sudah banyak kasus malah melempem."

Rubrik

Komentar

Loading...