Deretan Proyek Jembatan Mangkrak Koleksi Pemerintah PidieĀ 

Deretan Proyek Jembatan Mangkrak Koleksi Pemerintah Pidie 

BERITAKINI.CO, Sigli | Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pidie dinilai gemar mengoleksi proyek setengah jadi alias mangkrak.

Ada begitu banyak proyek yang dibangun bertahun-tahun lalu, tapi tak juga fungsional hingga kini.

Seperti dua proyek jembatan masing-masing di Kemukiman Adan, Kecamatan Mutiara Timur; dan Beurwueh, Kecamatan Mutiara. 

Lihat: Jembatan Dibangun Hanya Sampai Abutment, Warga Dua Kecamatan di Pidie Gunakan Jembatan Darurat Bertahun-tahun

Setelah membangun abutment di kedua jembatan tersebut lima tahun lalu, hingga kini Dinas PUPR Pidie tak juga merampungkannya. Alhasil, kualitas kontruksi abutmen tersebut pun mulai menurun. Bahkan, beberapa material seperti besi, raib digondol maling.

Tak hanya dua jembatan itu. Potret serupa juga terlihat di kawasan Rukoh, Kecamatan Titeu. Pemerintah Pidie hanya membangun satu abutment pada proyek jembatan yang berada di jalan lintas Kecamatan Titeu-Keumala itu.

Kemudian di Seulinggieng, Kemukiman Beurabo, Kecamatan Padang Tiji juga terdapat dua abutment yang dibangun dengan dana DOKA 2019 senilai Rp 880 juta juga terlantar.

Akses warga Padang Tiji ke Kecamatan Batee atau sebaliknya masih terputus. 

Beberapa warga terpaksa menggunakan jembatan kayu untuk melintas, meski rawan ambruk.

Tidak kalah unik dengan pembangunan kontruksi jembatan di Maunasah Pukan Pidie-Lapoh Krueng, Kecamatan Kota Sigli. 

Pemerintah hanya menyelesaikan satu abutment di sisi DAS Sungai Krueng Baro, Meunasah Peukan beberapa tahun lalu. 

Namun di seberang (Lapoh Krueng), seluruh lahan perkebunan di lokasi tersebut masih merupakan milik masyarakat dan belum ada ganti rugi dari pemerintah untuk membangun abutment dan menyambung jembatan tersebut. 

"Semua lahan di lokasi yang direncanakan pembangunan jembatan masih milik masyarakat dan belum ada ganti rugi," kata Geuchiek Lampoh Krueng, Usaman Sulaiman kepada BERITAKINI.CO, Selasa (6/4/2021).

Meski ada begitu banyak proyek jembatan mangkrak, Dinas PUPR Pidie kini sedang berekspansi membangun jembatan-jembatan baru.

Tahun ini malah akan membangun empat jembatan lain.

Proyek-proyek jembatan tersebut adalah Jambatan Alue Pinueng, Gampong Amud Masjid, Kecamatan Glumpang Tiga dengan anggaran Rp 2,2 miliar. 

Kemudian dua jembatan di kawasan Blang Cirieh yang menghubungkan Gampong Aree dengan Reubee, Kecamatan Delima akan dibangun dengan anggaran Rp 3,9 miliar lebih. 

Selanjutnya Jembatan Grong-grong, Kemukiman Gogo, Padang Tiji juga dibangun dengan anggaran Rp 1,9 miliar. 

Rubrik

Komentar

Loading...