Demo ke Kantor Bupati Aceh Singkil, Mahasiswa Tuntut Janji Perubahan

Demo ke Kantor Bupati Aceh Singkil, Mahasiswa Tuntut Janji Perubahan

BERITAKINI.CO, Singkil I Puluhan demonstran yang  menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (Alamp Aksi) menggelar aksi di depan kantor bupati Aceh Singkil, Selasa (15/1/2019).

Mereka menagih janji perubahan sesuai janji Bupati-Wakil Bupati Dulmusrid-Sazali saat kampanye pemilihan kepala daerah dulu.

Dalam aksi itu dikawal ketat puluhan aparat kepolisian dan anggota Satpol PP, demonstran menyampaikan sejumlah tuntutan terhadap pemerintah.

Penanggungjawab Aksi Hardinata mengatakan, ada banyak janji perubahan yang dilontarkan pasangan tersebut saat masih mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati pada 2017 lalu.

Hardinata mencontohkan, Dulmusrid-Sazali berjanji akan mengoptimalkan fungsi SKPK dan akan memecat pejabatnya jika lambat melakukan perubahan.

“Kita juga menagih janji pemerintah untuk menindak tegas perusahaan yang tidak menjalankan kewajiban sesuai peraturan perundang-undangan,” katanya.

Mahasiswa juga meminta wakil bupati Aceh agar minta maaf kepada masyarakat Aceh Singkil karena telah menyatakan, "Banyak masyarakat Aceh Singkil yang memiskinkan diri", seperti yang ditulis di salah satu media.

“Usut juga dugaan pungli yang terjadi di Aceh Singkil terlebih pungli pengangkatan jabatan di lingkungan ASN,” katanya.

Mahasiswa juga berharap Pemerintah Singkil mampu menyelesaikan persoalan banjir yang tak kunjung selesai.

“Selesaikan juga persoalan konflik Aceh Singkil tahun 2015 lalu. Bupati Aceh Singkil juga harus bertanggungjawab atas ketidakmampuan merealisasikan rehab rumah masyarakat miskin sebanyak 358 unit  pada 2018 di lima kecamatan.”

Usai menggelar orasi, Wakil Bupati Aceh Singkil Sazali menerima perwakilan para demonstran untuk berdialog.

Hadir juga Asisten I Mohd Ichsan, Kepala Bappeda Aceh Junaidi, dan Kepala Dinas Perhubungan Adi Hartono.

Rubrik
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...