Delapan Gepeng Diangkut Petugas di Banda Aceh

Delapan Gepeng Diangkut Petugas di Banda Aceh

Banda Aceh | Sedikitnya delapan gelandangan dan pengemis (gepeng) terjaring razia Dinas Sosial bersama Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Banda Aceh.

Mereka pun diangkut ke Rumah Singgah, di Lamjabat, Kecamatan Meuraxa.

Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial TM Syukri mengatakan, razia dilakukan pada Jumat malam, di sejumlah titik di Kota Banda Aceh.

"Kita mulai razianya jam delapan sampai dengan jam sebelas malam, dari kawasan Peunayong, Dhapu Kupi Simpang Surabaya dan di Jalan Panglima Nyak Makam," kata Syukri.

Hasilnya, terjaring delapan gepeng dari titik-titik penertiban tersebut.

"Jumlah yang kita tertibkan ada delapan, empat laki-laki dan empat perempuan," kata Syukri.

Para gepeng tersebut akan menjalani pembinaan di Rumah Singgah Lamjabat, dalam jangka waktu paling sedikit sampai tiga hari.

"Pembinaan mental aqidah dan pembinaan fisik bagi yang normal (sehat)," katnaya.

Syukri berharap gepeng tidak lagi beroperasi di Kota Banda Aceh dan bagi yang sehat agar dapat bekerja dan melakukan aktivitas bermanfaat lainnya.

"Gepeng ini agar kembali kampung halamannya dan jangan sampai mengurangi keindahan Kota Gemilang dengan aktivitas meminta-minta yang mereka lakukan," harap Syukri.

Rubrik

Komentar

Loading...